Temanggung, Proliman News — Pemerintah Kabupaten Temanggung bersama DPRD setempat terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah Tahap II. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis memperbaiki sarana dan prasarana belajar sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung, Daniel Indra Hartoko, menyampaikan bahwa program perbaikan infrastruktur sekolah ini dijalankan secara bertahap. Setelah Tahap I menyelesaikan perbaikan pada 13 sekolah negeri dan swasta, kini program dilanjutkan pada sembilan sekolah.
”Program ini tidak berhenti di sini. Pada tahap ketiga mendatang, revitalisasi ditargetkan menyasar 42 sekolah lainnya,” ujar Daniel di Temanggung.
Sembilan lembaga pendidikan yang menjadi sasaran revitalisasi Tahap II ini mencakup jenjang TK, SD, hingga SMP, antara lain:
- SMP Al Iman Parakan
- SDN Kundisari
- SDN Jombor Jumo
- SDN Muneng Candiroto
- SDN Mranggen Tengah Bansari
- SDN Tegalrejo Bulu
- SDN 2 Karangwuni Pringsurat
- TK Gondosuli Bulu
Penganggaran Disesuaikan dan Dikerjakan Swakelola
Mengenai besaran alokasi anggaran, Daniel menjelaskan bahwa jumlah dana yang dikucurkan untuk tiap sekolah bervariasi. Hal tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disetujui. Sebagai gambaran, revitalisasi di SDN 2 Karangwuni, Kecamatan Pringsurat, menelan anggaran sekitar Rp1,5 miliar.
Menariknya, pengerjaan proyek fisik seperti di SDN 2 Karangwuni menerapkan sistem swakelola. Pola ini sengaja dipilih agar warga masyarakat sekitar dapat berpartisipasi langsung dalam proses pembangunan.
Daniel menegaskan bahwa pembenahan fasilitas fisik sekolah sangat vital dalam menciptakan iklim belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para siswa.
”Program revitalisasi ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin agar sektor pendidikan benar-benar menjadi episentrum pembangunan SDM, sejalan dengan prioritas program nasional,” pungkasnya.
Liputan: Galang Andika Pratama



