Kulon Progo, Proliman News – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI ) DIY, melakukan diklat penulisan dan kode etik jurnalis, di Rumah Makan Raos Ndeso, Banaran, Galur, Kulon Progo, Minggu (14/12/2025).
Sebanyak 25 peserta dari berbagai media online dinyatakan lulus dalam diklat ini setelah mereka mengikuti post test tentang pengetahuan umum jurnalistik, penulisan dank ode etik jurnalistik.
Hampir separo lebih peserta bahkan mendapatkan nilai diatas rata-rata antara 80 – 90, sedang beberapa orang peserta mendapatkan nilai 100.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi bagi semua peserta diklat, selain juga dalam rangka konsolidasi untuk penguatan dan sinergitas antara jurnalis, pemerintah, dan dunia usaha,” ujar Ketua DPW PWMOI DIY Muhammad Rofid.
Ia mengatakan, PWMOI merupakan organissi yang mewadahi para wartawan media cetak, media online di seluruh Indonesia yang bertujuan mengangkat harkat dan martabat para wartawan, termasuk pelaku Konten kreator medsos dan pengelola SID Desa.
“Melalui diklat seperti ini PWMOI diharapkan menjadi rumah besar bagi para wartawan media online,” ujarnya di depan para peserta.
Mewakili Ketua DPP PWMOI HM Jusuf Rizal, ia menegaskan bahwa dalam rangka menyikapi perkembangan zaman hendaknya para wartawan meningkatkan kemampuan menulis dan memperbanyak literasi agar nanti dapat menjadi wartawan yang profesional, kritis dan konstruktif.
“Peningkatan kompetensi menjadi sangat strategis dan penting, agar para wartawan dapat mengikuti perkembangan zaman, khususnya UU ITE,” tegasnya.
PWMOI ikut memiliki komitmen mendorong lahirnya Generasi Emas 2045, memerangi KKN agar Indonesia bangkit dan terwujud melalui peran dari para wartawan, khususnya yang tergabung dalam wadah ini.
Kita tahu Indonesia memiliki banus demografi dimana mayoritas diisi oleh kaum muda.
Sementara pada sisi lain Indonesia saat ini sudah darurat korupsi. Untuk itulah generasi muda yang demikian besar harus dapat menjadi generasi emas 2045 yang memiliki visi anti KKN.
“Karena itu peran PWMOI menjadi strategis untuk menyambung informasi bagi rakyat di seluruh Indonesia,” lanjutnya.
Diklat jurnalistik ini terselenggara berkat kerjasama antara DPW PWMOI DIY, Lembaga Kajian dan Advokasi Pembangunan (LKAP) Kulon Progo dan Proliman News.
Liputan : Rendy Satrio



