Pati, Proliman News – Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi siap mengamankan jalannya aksi demo warga Kabupaten Pati di Kantor DPRD Pati, Jum’at (19/9/2025).
Seluruh kekuatan personil akan dikerahkan untuk mengawal berlangsungnya aksi demo hari ini guna mencegah terjadi anarkisme.
“Ya, teman-teman media, sesuai dengan surat dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) akan menggelar aksi di Kantor DPRD Pati, pukul 13.00 WIB,” katanya.
Maka untuk itu kepolisian sejak siang ini sudah melakukan persiapan untuk pengawalan agar aksi tetap damai dan menjaga kondusvitas Kabupaten Pati.
Menurutnya, sesuai isi surat maka demo dilakukan di Kantor DPRD Pati, Kantor DPC Partai Gerindra dan Partai PDIP.
Maka semua tempat yang dituju massa akan dilakukan pengamanan secara maksimal agar tidak menimbulkan ekses terjhadinya keributan atau konflik.
Mengingat kondisi sosial politik yang kini berkembang terlihat sedang menghangat.
Sebelumnya diberitakan kepolisian melarang siswa sekolah untuk terlibat dalam demo.
Dalam keterangannya, Kasi Humas Polresta Pati Ipda Hafid Amin mengungkapkan pihaknya mengimbau tiga hal untuk para siswa jelang demo 19 September 2025.
”Buat murid sekolah, kami mengimbau untuk, pertama, tidak terlibat kegiatan unjuk rasa yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan,” kata Hafid.
Kedua, menolak segala bentuk ajakan bersifat provokatif untuk ikut unjuk rasa dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, pihaknya juga meminta orang tua untuk menjaga anaknya agar tak terlibat demo.
”Orang tua/wali murid mengantar jemput sekolah pada Hari Jumat, 19 September 2025 sebagai upaya antisipasi agar tidak terlibat dalam unjuk rasa,” kata dia
Ia juga meminta kepada massa aksi untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan cara yang baik dan benar.
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berencana menggelar demo pada tanggal 19 September 2025 mendesak Partai Gerindra Kabupaten Pati memecat Bupati Pati Sudewo sebagai anggota partai.
Aksi akan digelar pada Jumat (19/9/2025) dengan perkiraan jumlah peserta sekitar 500 orang. Titik kumpul massa ditetapkan di Alun-Alun Pati, lalu selepas salat Jumat sekitar pukul 13.00 WIB.
Awalnya, massa berencana demo di Kantor DPC Partai Gerindra dan DPC PDIP Pati. Kemudian, rencana ini diubah menjadi di Gedung DPRD Kabupaten Pati.
Koordinator aksi, Teguh Istiyanto membenarkan adanya rencana demo tersebut. Demo ini dilakukan untuk menekan Partai Gerindra agar segera memecat Bupati Pati Sudewo.
Liputan : Andy Nursahbani



