Prolimannews.id – Persija Jakarta resmi menambah kekuatan di lini pertahanan dengan mendatangkan bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.
Perekrutan pemain berusia 24 tahun itu menjadi salah satu langkah strategis Macan Kemayoran dalam membangun skuad yang lebih kompetitif setelah aktif berburu pemain berpengalaman.
Berdasarkan keterangan resmi klub, Arhan diikat dengan kontrak berdurasi tiga musim. Mantan pemain Bangkok United tersebut akan berseragam Persija hingga berakhirnya musim 2028/2029.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menilai kehadiran Arhan merupakan bagian dari rencana klub untuk meningkatkan kualitas tim di seluruh lini, khususnya sektor kiri pertahanan.
Menurutnya, Arhan memiliki modal lengkap sebagai pemain modern, mulai dari kualitas individu, pengalaman bermain di luar negeri hingga mental bertanding yang telah teruji.
“Pratama Arhan adalah pemain yang memiliki kualitas, pengalaman, dan mentalitas yang kami butuhkan untuk memperkuat skuad musim ini,” ujar Mohamad Prapanca seperti dilansir dari ANTARA.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Arhan bukan hanya memperkuat posisi bek kiri, tetapi juga menciptakan persaingan sehat di dalam tim.
“Hal itu sangat penting agar setiap pemain terus berkembang dan tim memiliki banyak opsi dalam menghadapi padatnya kompetisi,” lanjutnya.
Bagi Pratama Arhan, bergabung dengan Persija menjadi babak baru setelah beberapa tahun meniti karier di luar Indonesia. Pemain yang pernah memperkuat klub Jepang, Korea Selatan, dan Thailand itu mengaku antusias kembali tampil di kompetisi domestik.
Arhan memastikan dirinya siap beradaptasi dengan lingkungan baru dan berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk Persija.
“Saya siap bekerja keras, mengikuti arahan tim pelatih, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap kesempatan. Saya berharap bisa berkontribusi untuk Persija dan bersama-sama meraih prestasi yang membanggakan bagi klub dan The Jakmania,” kata Arhan.
Sebelum kembali ke Liga Indonesia, Arhan sempat memperkuat Tokyo Verdy di Jepang, Suwon FC di Korea Selatan, serta Bangkok United di Thailand. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu membantu Persija bersaing di papan atas musim ini.
Kembalinya Pratama Arhan ke Indonesia membawa harapan besar bagi Persija Jakarta. Pengalaman bermain di tiga kompetisi luar negeri dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas permainan tim.
Selain dikenal memiliki lemparan ke dalam yang berbahaya, Arhan juga telah mengumpulkan banyak pengalaman bersama Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
Estimasi Gaji Pratama Arhan di Persija
Meski Persija Jakarta belum mengungkap nilai kontrak maupun gaji Arhan secara resmi, sejumlah indikator menunjukkan bek Timnas Indonesia itu kemungkinan masuk dalam jajaran pemain lokal dengan bayaran tertinggi di Liga 1.
Jika mengacu pada rekam jejak kariernya di luar negeri, status sebagai pemain inti Timnas Indonesia, serta standar penghasilan pemain elite Liga 1, gaji Arhan diperkirakan berada di kisaran Rp700 juta hingga Rp1 miliar per bulan.
Dengan estimasi tersebut, penghasilan tahunannya diperkirakan mencapai Rp8,4 miliar hingga Rp12 miliar.
Nominal tersebut belum memperhitungkan berbagai pemasukan lain seperti bonus pertandingan, bonus prestasi, sponsor pribadi, maupun hak komersial apabila tercantum dalam kontraknya.
Perkiraan tersebut juga sejalan dengan laporan saat Arhan masih berkarier di Korea Selatan dan Thailand, di mana pendapatannya disebut berada di kisaran Rp9 miliar hingga Rp10 miliar per tahun.
Hingga kini, nilai kontrak maupun besaran gaji resmi Pratama Arhan masih belum diumumkan kepada publik.
Oleh karena itu, angka yang beredar saat ini masih berupa estimasi berdasarkan rekam jejak karier, standar gaji pemain papan atas Liga 1, serta penghasilannya saat berkarier di luar negeri.
Liputan: Bagus Aryo



