Presiden Prabowo Pinjamkan Helikopter Pribadinya ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Keren !

"Sejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf, beserta timnya. Silakan digunakan ke mana pun untuk berkeliling memantau kondisi Aceh," ujar Teddy.(foto/ist)

Jakarta, Proliman News – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan progres signifikan dalam upaya pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam satu bulan terakhir.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Teddy menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam mempercepat proses rehabilitasi.

Salah satu poin yang menarik perhatian adalah komitmen langsung Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung mobilitas penanganan bencana di Aceh.

Teddy mengungkapkan bahwa sejak minggu pertama bencana, Presiden Prabowo telah memberikan instruksi khusus dan dukungan fasilitas pribadinya untuk mempermudah koordinasi di lapangan.

Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminjamkan helikopter pribadinya untuk digunakan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (yang akrab disapa Mualem), beserta jajaran timnya.

“Sejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf, beserta timnya. Silakan digunakan ke mana pun untuk berkeliling memantau kondisi Aceh,” ujar Teddy.

Langkah ini diambil untuk memastikan Gubernur Aceh memiliki mobilitas tinggi dalam memantau daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat akibat infrastruktur yang terputus.

Secara keseluruhan, pemerintah mengerahkan sebanyak 53 helikopter gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta pihak swasta seperti Pertamina.

Seluruh armada udara ini difokuskan untuk mendistribusikan logistik ke desa-desa yang terisolasi karena akses jalan yang putus.

BACA JUGA  Kotbah Idul Fitri Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) Membuat Air Mata Rakyat Indonesia Meleleh

“Ke mana mereka (helikopter) terbang? Mereka menerbangkan logistik ke daerah yang tidak terjangkau melalui darat, yang jalannya putus, ke posko-posko peninjauan di desa-desa,” tambah Teddy.

Dalam satu bulan pascabencana, Seskab Teddy juga merinci beberapa capaian penting, di antaranya:

Akses jalan dari 78 titik jalan nasional yang terputus di tiga provinsi, kini tersisa 6 titik yang masih dalam proses penyambungan.

Sebanyak 12 jembatan lintas kabupaten yang sempat lumpuh total kini telah kembali tersambung, termasuk jembatan dengan bentang lebar di Bireuen dan Batang Toru.

Pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 rumah hunian. Saat ini, 2.500 rumah permanen mulai dibangun di Sumatera Utara menggunakan lahan BUMN (PTPN).

Sedang  87 rumah sakit yang terdampak kini telah kembali beroperasi melayani pasien. Dari 867 Puskesmas yang sempat lumpuh, hanya tersisa 8 unit yang masih dalam proses pemulihan operasional.

Menutup keterangannya, Teddy mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga dan petugas. Ia memperlihatkan video mengharukan saat warga di pelosok desa memberikan durian kepada petugas sebagai bentuk terima kasih atas bantuan yang datang.

“Kuncinya adalah saling melengkapi. Bangsa Indonesia ini memiliki adat saling bantu dan gotong royong. Jika niat kita tulus untuk membantu, semua proses pemulihan ini bisa berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

Liputan : Proliman News

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *