Kulon Progo, Proliman News – Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Kulon Progo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Minggu (25/1/2026).
Langkah tersebut merupakan awal mematangkan strategi organisasi dan peningkatan prestasi menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027. Di mana Kulon Progo akan bertindak sebagai tuan rumah.
Ketua TI Kulon Progo, Master Zuharsono Ashari, menegaskan Rakerda menjadi momentum penting untuk membenahi tata kelola organisasi.
Ia mengakui masih terdapat hambatan komunikasi dan koordinasi antarsusunan kepengurusan yang perlu diperbaiki agar roda organisasi berjalan lebih efektif.
“Rakerda ini kami manfaatkan untuk menata ulang struktur dan memperbarui standar operasional prosedur (SOP) yang sudah tertinggal atau belum lengkap. Target kami jelas, sebagai tuan rumah Porda 2027, taekwondo Kulon Progo harus mampu meraih minimal tiga medali emas,” kata Zuharsono.
Pada Porda 2025, cabang olahraga taekwondo Kulon Progo baru mampu mengamankan satu medali emas.
Capaian tersebut menjadi pijakan untuk menaikkan standar prestasi dalam dua tahun ke depan melalui pembinaan atlet yang lebih terarah dan program latihan yang terukur.
Bidang Organisasi KONI Kulon Progo, Sujiran, mengapresiasi pelaksanaan Rakerda di awal tahun. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan TI Kulon Progo dalam menyusun skala prioritas dan menetapkan target secara realistis.
“Rakerda menjadi ruang untuk melihat sejauh mana kesiapan organisasi dalam menghadapi Porda 2027, sekaligus memastikan program peningkatan prestasi berjalan sesuai rencana dan kebutuhan,” ujarnya.
Rakerda dihadiri Nurtanto dari Bidang Organisasi KONI Kulon Progo serta Anung Marganto, Wakil Ketua Umum III KONI Kulon Progo.
Kehadiran jajaran KONI diharapkan memperkuat sinergi antara induk organisasi dan pengurus cabang dalam mempersiapkan atlet dan infrastruktur pendukung menuju Porda 2027.
Liputan : Anung Marganto



