Ricky Alvian Bertemu Ibunya di Malaysia Tetapi Ingatannya Hilang Akibat Puluhan Tahun Disiksa Majikannya

Ricky Alvian akhirnya dapat bertemu dengan ibu kandungnya yang tak lain adalah Seni (47), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.(foto/dok)

Temanggung, Proliman News  – Ricky Alvian akhirnya dapat bertemu dengan ibu kandungnya yang tak lain adalah Seni (47), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Seni asal Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung yang diduga telah menjadi korban penyiksaan oleh majikannya selama puluhan tahun di Malaysia.

Didampingi salah seorang keponakannya bernama Lilin Triyanah serta istri Bupati Temanggung, Panca Dewi, keduanya melangsungkan pertemuan di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Serdang yang beralamat di Puchong, Selangor, Malaysia pada Senin (8/12/2025), atas fasilitasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia.

Tak hanya mengembalikan memori penuh romantika di antara kedua belah pihak saja, perjumpaan yang telah lama mereka nanti itupun diselimuti bahagia bercampur haru.

Yang lebih menarik, ada sebuah cerita yang belum banyak diketahui masyarakat luas.

Hal itu terungkap dari percakapan yang terjadi antara Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dengan Ricky, Lilin, dan Panca Dewi, saat mereka melangsungkan panggilan video.

Agus yang saat itu tengah berada di Rumah Singgah Semarang, bermaksud untuk mencari perkembangan informasi terbaru melalui istrinya, Panca Dewi, yang berada di KBRI Kuala Lumpur.

Panca Dewi yang setia menemani pihak keluarga korban menceritakan bahwa sesaat pasca kasus penyiksaan oleh majikan tersebut terungkap, pihak Kepolisian Diraja Malaysia cukup kesulitan dalam melacak identitas korban (Seni-red).

BACA JUGA  Pemprov Jateng Siap Sekolahkan Para Penghafal Al-Qur'an ke Luar Negeri, Bisa ke Mesir atau Negara Lain

Butuh beberapa waktu untuk mengembalikan memorinya, guna menggali informasi. Ini terjadi lantaran semula Seni sempat tidak mengenali dirinya sendiri.

“Bu Seni sempat lupa akan identitas dirinya sendiri. Tetapi, yang masih dapat diingat hanyalah nama Ricky Alvian dari Temanggung. Meski sedikit informasi yang diperoleh, namun hal tersebut mempermudah pihak kepolisian dalam melacak dan menggali identitas serta keberadaan keluarga korban,” bebernya.

Ia juga menceritakan bahwa saat berlangsungnya pertemuan, Seni masih ingat dengan wajah keponakannya, Lilin Triyanah.

Akan tetapi tidak begitu mengenali wajah puteranya, Ricky Alvian, yang sudah terpisah selama 23 tahun dan ditinggal pertama kali saat masih balita.

Bahkan, Seni juga sudah tak memahami lagi dialektika bahasa Jawa, ia hanya fasih berbahasa Melayu.

“Saat pertemuan tampak masih agak bingung, karena seperti ketemu orang-orang baru. Tapi alhamdulillah, tadi mereka juga bercengkerama sembari ketawa-ketawa. Meski beliau sudah tidak mengerti bahasa Jawa dan menggunakan bahasa Melayu saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Ricky, mengku sangat bersyukur dapat berjumpa dan melihat wajah ibu kandungnya pertama kali, usai berpisah selama lebih dari dua dekade.

Terlebih, dirinya juga menyebut bahwa saat ini ibunya dalam kondisi sehat.

“Sangat bahagia bisa ketemu ibuk. Meski pangling dengan wajah saya. Tapi alhamdulillah ibuk dalam kondisi sehat. Sebenarnya mau menangis, tapi kasihan ibuk,” ucapnya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *