Roy Suryo dan dr Tifa Dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, Ada Apa ?

Roy Suryo dan Dokter Tifa, akhirnya harus dirawat inap RS Polri Kramat Jati setelah pemeriksaan kesehatan, Jumat (19/6/2026). (foto/ist)

Jakarta, Proliman News — Roy Suryo dan Dokter Tifa, akhirnya harus dirawat inap RS Polri Kramat Jati setelah pemeriksaan kesehatan, Jumat (19/6/2026).

Keduanya aktivis ini ditangkap terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Kuasa hukum kedua tersangka ini Refly Harun mengatakan bahwa kliennya dirawat karena rekomendasi dokter.

“Baik Dokter Tifa maupun Mas Roy Suryo, dirawat atas rekomendasi dokter, bukan atas permintaan sendiri, dilakukan tindakan rawat inap,” kata Refly Harun, dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2026).

Karena diperoleh hasil pemeriksaan dokter menemukan penyakit bawaan yang memerlukan pemantauan serta penanganan medis lanjutan. 

Sehingga keduanya belum memungkinkan untuk langsung kembali menjalani aktivitas tanpa pengawasan medis.

“Kalau dua orang ini sebenarnya kondisinya baik. Tetapi mereka memiliki penyakit bawaan yang ditemukan dalam proses pemeriksaan,” katanya.

Dokter Tifa memiliki penyakit bawaan. Salah satunya GERD yang kambuh karena tidak makan sejak pagi dan menghadapi tingkat stres yang tinggi, lanjut Refly Harun.

Dokter Tifa juga diaggap kelelahan karena menjalani berbagai persiapan terkait seminar hasil disertasinya yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Menurutnya rangkaian aktivitas tersebut menguras kondisi fisik dan mental Dokter Tifa sehingga menambah tekanan yang dihadapinya.

Dokter Tifa  sempat menggunakan kursi roda setelah menjalani pemeriksaan di IGD RS Polri.

“Alhamdulillah ujian tetap terlaksana melalui Zoom, tetapi dalam kondisi penuh tekanan dan tidak nyaman,” ujar Refly.

BACA JUGA  Gempar ! Husein Mundur Dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan Tidak Akan Ikut Demo 25 Agustus 2025, Ada Apa ?

Roy Suryo semula tidak mau menjalani rawat inap. Namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia menerima rekomendasi dokter.

Refly menolak menjelaskan diagnosis penyakit Roy Suryo secara rinci. Ia hanya menyebut penyakit tersebut tergolong umum dan dialami sebagian besar masyarakat Indonesia.

“Tidak mungkin kita bicara sakit orang. Penyakit Mas Roy tidak spesifik, cukup umum. Sekitar 30 persen masyarakat Indonesia mengidapnya,” ujar Refly.

Durasi perawatan belum dapat dipastikan dan sepenuhnya bergantung pada perkembangan kondisi kesehatan serta keputusan tim dokter.

“Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter,” tambah Refly.

Hingga Jumat malam, Roy dan Dokter Tifa masih menjalani perawatan di RS Polri sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatan mereka.

Keduanya tiba di RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 17.55 WIB dengan pengawalan ketat dari Polda Metro Jaya dan langsung menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat.

Roy mengenakan kaus biru-putih dan celana pendek abu-abu gelap. Saat turun dari mobil tahanan, ia mengepalkan tangan sambil berteriak “Siap !!”

Tak lama kemudian, Dokter Tifa turun dari kendaraan tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Sebelumnya, beredar informasi dari Tim Advokasi Anti Kriminaliasi Akademisi & Aktivis (TA-AKAA) yang menyebutkan pada Jumat, 19 Juni 2026, sekira pukul 07.00 WIB, Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan oleh istrinya telah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya.

BACA JUGA  Disaksikan Ratusan Siswa SLTA Kejari Salatiga Jateng Musnahkan Berbagai Jenis Narkotika

Sementara itu, Tim Pembela dokter Tifa (TPDT) menjelaskan dokter Tifa telah ditangkap oleh aparat kepolisian di apartemennya pada Jumat pagi sekitar pukul 06.47 WIB.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *