Rumah Ludes Terbakar, Lansia di Kulon Progo Terima Bantuan Tanggap Darurat dari Pemkab dan Baznas

Rumah Ludes Terbakar, Lansia di Kulon Progo Terima Bantuan Tanggap Darurat dari Pemkab dan Baznas. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Seorang lansia yang tinggal di Dusun Banyumeneng, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, bernama Jemirin (73) menerima bantuan tanggap darurat usai huniannya habis terbakar. Bantuan diserahkan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang menimpanya.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000 diberikan untuk membantu kebutuhan mendesak Jemirin. Menerima kepedulian tersebut, kerabat korban, Tujo, mewakili pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Itu dari saya sebagai keluarga, saya mengucapkan banyak terima kasih. Nanti kedepannya ya kakak saya hidup di sini bisa tenang, bisa membuat rumah lagi, bisa berguyub kepada teman-teman petani lingkungan,” kata Tujo, saat ditemui di tempat tinggal Jemirin, Jumat (2/10/2026) siang.

Tujo menerangkan, Jemirin telah menempati hunian tersebut selama sekitar 40 tahun. Kehidupannya sehari-hari dipenuhi dengan bertani tanam-tanaman seperti singkong, benguk, terong, hingga ketela rambat yang sebagian besar dikonsumsi sendiri.

Di tempat tersebut ia tinggal seorang diri karena istri dan kedua anaknya bermukim di Lampung. Sementara keluarga terdekatnya yaitu, Tujo, tinggal beda dusun tepatnya di Dusun Gayam.

“Ya kakak sepupu saya ini tinggal sendirian di sini. Dulu sempat tinggal di Lampung sama keluarganya, tapi beliau akhirnya pulang sendiri dan menetap di sini. Sehingga keluarga terdekat beliau ya saya ini,” ujar Tujo.

BACA JUGA  Honda Vario v Honda Jazz di Tikungan Barat Pasar Nanggulan Kulon Progo MDA Pahanya Patah

Tujo mengatakan musibah kebakaran yang menghanguskan hunian Jemirin terjadi pada Rabu (30/9/2026) siang. Peristiwa bermula saat Jemirin selesai memasak, tapi lupa mematikan sisa bara api di dapur. Di sisi lain, Jemirin yang baru selesai makan memutuskan tidur di bangunan lain, tempat biasanya ia bersantai.

Tak lama, hembusan angin kencang memicu bara api kembali menyala dan membesar. Api dengan cepat merembet dan menghanguskan sebanyak 7 bangunan gedek semi permanen beserta seluruh isinya. Beruntung, Jemirin berhasil selamat dari kobaran api tersebut.

Untuk sementara waktu, Jemirin tinggal di tenda darurat bantuan dari Kementerian Sosial, dan kebutuhan sehari-harinya dipenuhi oleh pemerintah setempat serta warga sekitar.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, yang hadir langsung meninjau lokasi menyampaikan rasa prihatinnya. Ia menyoroti material bangunan rumah yang rentan terbakar serta lokasi tempat tinggal Jemirin yang terisolasi di tengah bulak sawah.

“Hari ini dalam rangka menyambangi salah satu warga kita yang mengalami musibah kebakaran dengan seluruhnya hangus. Ini dikarenakan materialnya juga dari bambu. Bambu, kayu dan belarak (daun pohon kelapa). Sehingga memang semuanya rawan. Dan ini kelihatannya tanpa bersisa, bahkan banyak pohon di sekitar sini ikut hangus,” ujarnya.

“Ini menunjukkan bahwasanya kebakarannya memang luar biasa dan beliau ini berada (tinggal) di tengah bulak sawah ya, yang relatif agak jauh, kurang lebih sekitar 300 meter dari pemukiman. Karena itu, kami dari Pemerintah Daerah hadir untuk memberikan dana kesetiakawanan sosial yang dikumpulkan oleh Baznas,” tambahnya.

BACA JUGA  DA (44) Warga Sewugalur Kulon Progo Pergi dari Tempat Kerja Sejak Rabu Ditemukan Meninggal Jumat (24/4/2026)

Usai menyerahkan bantuan, Bupati meminta warga sekitar dan jajaran pengurus RT/RW setempat untuk bahu-membahu membantu memulihkan kediaman Jemirin.

“Karena semuanya hadir, kami berharap ini bisa segera digotong-royong. Material yang ada yang bisa disiapkan, segera disiapkan. Kasihan nanti kalau musim penghujan datang,” imbaunya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kulon Progo, Sugiyanta, menegaskan komitmen Baznas dalam memberikan respon cepat terhadap bencana yang dialami warga.

“Hari ini Baznas memberikan bantuan darurat kebencanaan. Jadi kita di Baznas itu ada program respon cepat. Kalau kemudian di masyarakat ada yang kena bencana, kita segera memberikan bentuk kepedulian kami,” tutur Sugiyanta.

“Bantuan yang kita berikan nominal Rp1.000.000 itu adalah bagian dari program peduli, program kedaruratan kebencanaan. Harapan kami memang ini segera untuk dibuatkan rumah huni yang kemudian memang layak untuk nanti sebagai tempat tinggal beliaunya,” sambungnya.

Sugiyanta menambahkan, Baznas Kulon Progo juga siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten apabila nantinya rumah Jemirin diusulkan untuk mendapatkan program perbaikan jangka panjang.

“Jadi di Baznas ada program rehab Aladin, ada RTLH. Kalau memang kemudian nanti kesepakatan dari Pemerintah Kabupaten, karena terkait dengan RTLH kan kita perlu koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten. Kalau memang kemudian nanti akan dinaikkan ke sana, kita Insya Allah Baznas siap untuk mendukung,” tutupnya. (JR, AR)

BACA JUGA  Dalami Dugaan Korupsi, Kejari Kulon Progo Periksa Maraton 6 Saksi dari Pemda hingga BUMD

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *