Pati, Proliman News – Sedikitnya 50 ribu massa akan masuk pusat Kota Pati untuk menggelar aksi demo lengserkan Bupati Pati Sudewo, besuk pagi Rabu (13/8/2025).
Kapolresta Pati Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi, mengatakan sesuai laporan dari korlap-korlap sebagaimana surat yang masuk ada sediktinya 50.000 masa.
Oleh karenanya, Kapolresta Pati dibantu 2.604 personil gabungan dan bantuan dari sejumlah Polres sekitar maka mulai melakukan langkah-langkah pengamanan.
Diantaranya melakukan rekayasa lalu lintas semua jalur yang masuk Kota Pati, dan membentuk pasukan anti perusuh untuk menanggulangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan korlap-korlap massa mereka menggunakan identitas-identitas tertentu, ini agar tidak ada penyusup. Kami berharap semua berjalan aman dan terkendali,” ujarnya Selasa (12/5/2025).
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pati yang mulai besuk pagi harus terganggu perjalanannya karena terjadi rekaya lalu lintas.
Puluhan ribu massa akan turun ke jalan di Pusat Kota Pati untuk menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya.
Menjelang aksi demo besar-besaran di sekitar Alun-Alun Pati, Polresta Pati memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Aksi demo akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga sore hari.
Kapolresta Pati mengatakan aktivitas masyarakat di Pati terpantau masih berjalan normal tanpa gangguan. Baik kegiatan sektor pemerintahan, pendidikan, perkantoran, maupun perekonomian.
”Kami memastikan bahwa menjelang aksi, situasi Kota Pati tetap aman. Masyarakat tidak perlu khawatir, silakan beraktivitas seperti biasa namun tetap waspada,” ucap Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi.
Jaka menyampaikan, telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara matang. Di antaranya dengan melaksanakan patroli di sejumlah titik strategis.
Mulai Alun-Alun Pati, jalan-jalan protokol, serta rute yang bakal dilalui peserta aksi damai besok.
Patroli tersebut dilakukan aparat kepolisian untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan.
Ia mengatakan, seluruh jajaran Polresta Pati sudah mendapat arahan, khususnya petugas yang akan mengamankan aksi damai tersebut.
Mereka diminta mengedepankan pendekatan humanis. Mengedepankan pendekatan persuasif. Aksi damai harus dijaga agar tetap damai.
Liputan : Suyono Sugondo



