Seorang Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Menghantam Water Barrier dan Bokong Tronton di Sentolo

Hati-hati melaju di Jalan Raya Sentolo – Yogyakarta, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Hati-hati melaju di Jalan Raya Sentolo – Yogyakarta, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini.

Selasa (21/10/2025) sore kembali terjadi kecelakaan dan menelan satu korban jiwa warga Panjatan, Kulon Progo, karena cuaca tidak bersahabat.

Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko dalam rilisnya mengatakan, seorang pengendara tewas setelah motor yang dikendarainya menghantam water barrier hingga menyodok bagian belakang bak truk di tronton yang sedang parkir di Jalan Yogyakarta – Wates (Timur Mako Brimob Sentolo), Kali bondol, Sentolo , Sentolo, Kulon Progo.

Pengendara sepeda motor luka parah dan meninggal di Rumah Sakit Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo, Selasa ( 21/10/2025).

Pengendara sepeda motor  Honda Vario No.Pol: AB 2052 DL diketahui seorang laki-laki bernama BN ( 50 ) warga Panjatan, berboncengan dengan  W ( 51 ) seorang perempuan juga beralamat di Panjatan, Kulon Progo.

“Satu korban yakni W kini masih dirawat di Rumah Sakit NAS Sentolo, karena cidera ringan di kepala,” ujar Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, Rabu (22/10/2025).

Sarjoko mengatakan, kecelakaan ini terjadi Selasa (22/10/2025) pukul 17.30 WIB. Korban dengan sepeda motornya melaju dari arah timur (Yogyakarta)  ke Barat (Sentolo).

Sesampai di TKP korban menabrak Water Barrier kemudian menabrak bak belakang sebelah kanan Tronton Bestelwagon Hino No.Pol: A 9262 ZM, yang dikemudikan AK (52 ) warga Purworejo, Purworejo, Jawa tengah.

BACA JUGA  Fajar Gegana: Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Dapur MBG Paket Kuota Kecil Atau Suplier Bahan Baku !

Truk dalam keadaan sedang berhenti (parker) di jalur kiri lajur sebelah kiri dikarenakan kerusakan pada kampas kopling.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *