Purwokerto, Binangun News – Stok BBM bagi pemudik yang akan melintas di jalur selatan Jawa, dipastikan aman.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), menyatakan, stok semua jenis bahan bakar mulai dari Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) maupun Gasoil (Bio Solar dam Dex Series) jelang lebaran Idul Fitri sangat cukup.
“ Stok yang disiapkan juga sudah menyertakan dipredikisi kenaikan sebanyak 27 persen dari rata-rata harian normal periode Januari – Februari 2024,” ujar Brasto Galih Nugroho, Area Manajer Comunication PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah.
Jika sebelumnya kebutuhannya hanya sebesar 1.424 Kilo Liter (KL), maka jelang lebaran Idul Fitri telah dilakukan stok opname sebanyak 1.809 KL.
Jika dibandingkan dengan lebaran tahu lalu, maka untuk tahun ini permintaannya diperkirakan juga mengalami kenaikan sebesar 3 persen.
Sementara untuk konsumsi Gasoil, justru mengalami penurunan, karena banyak pabrik libur.
“Untuk menjaga agar pasokan BBM selama lebaran tetap terpenuhi, sejumlah skenario dilakukan seperti penempatan SPBU kantong,” ujarnya.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi apabila di titik tertentu terjadi kemacetan, maka distribusi BBM ke SPBU segera dilaksanakan”, ungkap Brasto Galih Nugroho.
Tidak hanya BBM, pasokan LPG (PSO & Non PSO) juga diprediksi mengalami kenaikan hingga 4,2 persen diwilayah Jawa Tengah dan DIY.
Diperkirakan permintaan akan mencapai sekitar 190.389 tabung dari rata-rata normal sebesar 182.645 tabung.
Meski di sepanjang jalur selatan pasokan BBM untuk pemudik dipastikan aman namun pemudik tetap harus mempersiapkan kebutuhan BBM dengan baik dan bijak selama masa libur lebaran nanti.
Diprediksi puncak arus mudik di Provinsi Jawa Tengah & DIY akan terjadi pada tanggal 6 April 2024 dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 62 persen atau sebanyak 20.800 KL.
Dan pada tanggal 9 April 2024 diprediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 57 persen atau mencapai 20.200 KL.
Sementara puncak arus balik di wilayah Provinsi Jawa Tengah & DIY diprediksi terjadi pada 14 April 2024 prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 61 persen atau sebanyak 20.600 KL.
Selain itu, beberapa SPBU yang berada di sejumlah lokasi strategis pun diminta beroperasi selama 24 jam.
Dete Baeni



