Pati, Proliman News – Sedikitnya 3.370 personil polisi dikerahkan untuk mengamankan Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati terkait pemakzulan Bupati Sudewo, Jumat (31/10/2025).
Berbagai kendaraan kendaraan taktis polisi pun diparkir di sejumlah titik.
Seputar area depan Gedung DPRD Pati di Jalan Dr Wahidin Nomor 2A mulai dipasangi kawat berduri dan dijaga ketat aparat kepolisian. Kawat berduri juga dipasang di area gedung Bupati Pati.
Sementara polisi juga mendirikan tenda di halaman kantor DPRD sebagai pos pengamanan tambahan.
Malam mini semua pihak berjaga di poskonya masing-masing sehingga Kota Pati menjadi sedikit menyeramkan, Kamis (30/10/2025).
Tampak di Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ( AMPB) ratusan warga menggelar sholawatan dengan sangat khusuk.
Kehadiran ribuan aparat gabungan Polri / TNI dengan kendaraannya masing-masing membuat suasana Pati sedikit mencekam.
Sidang paripurna DPRD Pati terkait pemakzulan Bupati Sudewo akan digelar di gedung wakil rakyat, Jumat (31/10/2025) besuk pagi.
Namun pengamanan berbagai sudut wilayah terasa luar biasa. Aparat dari aparat kepolisian terlihat tandby di masing-masing titik.
” Ini Pati darurat militer ya? Gedung DPR dipasang kawat berduri,” ujar Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono Botok.
Supriyono mengimbau warga Pati yang akan hadir mengawal sidang paripurna pemakzulan Bupati Sudewo tetap menjaga ketertiban.
“Masyarakat Kabupaten Pati yang hadir di pengawalan sidang paripurna pemakzulan Bupati Sudewo untuk tidak terhasut, ya. Jaga ketertiban jangan anarkis,”katanya.
Liputan : Andy Nursahbani



