Boyolali, Proliman News – Persebi Boyolali berhasil menggilas Persitara Jakarta Utara dengan skor telak 5-1 dalam laga perdana babak 64 besar Grup E Liga 4 PSSI Perwakilan Jawa Tengah, Senin sore (21/04/2025).
Tampil penuh motivasi, di depan suporter pendukungnya, anak-anak asuhan Doel Khamid mendominasi jalannya pertandingan yang digelar di Stadion Kebogiro, Cepogo, Boyolali.
Lima gol yang dicetak Laskar Pandanarang, julukan Persebi Boyolali, disumbangkan oleh Tri Widodo, Naufal Katon, Nokha Birawa, Shofa, dan Andri. Sementara Persitara Jakarta Utara hanya mampu melesakkan satu gol di babak pertama.
Head Coach Persebi Boyolali Doel Khamid menuturkan, kemenangan pada match pertama ini akan menjadi modal bagi Nokha Birawa dan kawan-kawan untuk menatap pertandingan selanjutnya. Seperti diketahui, perjalanan Persebi masih panjang.
“Alhamdulillah hasil match pertama ini akan menentukan langkah Persebi ke match selanjutnya,” ujar Doel Khamid.
Persebi Boyolali sebenarnya tidak memiliki informasi dan prediksi apa pun terkait calon lawan dalam laga ini. Pasalnya, baru mengetahui lawan-lawannya H-4 kickoff.
Namun, bermodal kerja keras dan game plan yang telah disusun tim kepelatihan, anak-anak asuhnya berhasil menerapkan rencana dan strategi permainan dengan baik. Terbukti, Persebi berhasil mengamankan tiga poin pada laga ini.
“Jadi kemenangan hari ini adalah kerja keras dan motivasi pemain yang luar biasa. Yang mana tidak mau kalah di Stadion Kebogiro,” lanjutnya.
Setali tiga uang, Kapten Tim Persebi Boyolali Nokha Birawa menuturkan hasil yang baik bagi skuadnya. Namun, dia mendorong seluruh pemain untuk tidak jumawa. Mengingat ini baru awal perjalanan mereka menuju satu tiket ke Liga Nusantara nantinya.
“Sebagai pemain kita tidak bisa berpuas hati karena ini baru pertandingan pertama dan masih ada pertandingan selanjutnya. Masih ada target yang ingin kami capai. Insya Allah ke depannya saya dan teman-teman siap memberikan yang terbaik untuk Persebi,” tegasnya.
Sementara, dalam sessi konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Persitara Jakarta Utara, Nur Jati mengungkapkan, anak didiknya sebenarnya sempat mengambil dominasi pertandingan di awal babak pertama. Terbukti mampu melesakkan gol terlebih dahulu.
“Tapi, sejak kemasukan gol, selanjutnya anak-anak sepertinya hilang konsentrasi,” tandasnya.
Nur Jati tidak menampik, kekalahan kali ini sedikit banyak memang dipengaruhi ketidak hadiran pemain kedua belas atau supporter saat pertandingan berlangsung. Regulasi PSSI yang belum membolehkan supporter tim tamu hadir membuat permainan timnya kurang greget.
“Hampir setiap laga yang dilakoni, tim kami selalu mendapat support penuh dari pendukung. Ya, tidak adanya supporter dari kami pada laga ini memang sangat mempengaruhi permianan anak-anak,” ujar Nur Jati.
Liputan : Igt Sarnawi



