YOGYAKARTA, Prolimannews – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan klarifikasi terkait pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya baru-baru ini. Pemerintahan tertinggi di Yogyakarta ini menegaskan bahwa langkahnya melakukan medical check-up (MCU) murni merupakan pemeriksaan rutin dan berkala, bukan karena kondisi fisiknya sedang menurun atau jatuh sakit.
Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi dan kekhawatiran yang sempat berkembang di tengah masyarakat saat mendengar kabar sang Sultan mendatangi fasilitas kesehatan.
Menurut Sri Sultan, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan hal yang wajar dan penting dilakukan oleh siapa saja, terutama untuk mendeteksi dini kondisi tubuh sebelum munculnya penyakit (preventif).
”Pemeriksaan kesehatan itu idealnya dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima, jadi tidak perlu menunggu sampai jatuh sakit baru ke dokter,” tegas Sri Sultan.
Sebagai kepala daerah dengan agenda kerja dan mobilitas yang padat, menjaga kebugaran fisik menjadi prioritas utama agar roda pemerintahan di DIY tetap berjalan optimal.
Melalui momentum ini, Sri Sultan juga mengajak masyarakat luas untuk mengubah pola pikir terkait kunjungan ke rumah sakit. Beliau mengimbau warga agar tidak tabu atau takut melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini. Budaya medical check-up secara berkala justru sangat dianjurkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat demi investasi jangka panjang.
Dengan adanya penegasan langsung dari Ngarsa Dalem, diharapkan kesimpulangan atau rumor mengenai kondisi kesehatannya dapat mereda, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang.
Liputan: Galang Andika Pratama



