65 Ribu Petani Tembakau Temanggung Jateng Tak Berdarah PT Gudang Garam Stop Pembelian

Sebanyak 65 ribu jiwa petani tembakau di Temanggung, Jawa Tengah, dipastikan tidak berdaya setelah PT Gudang Garam mengehntikan pembelian tembakau mereka. (foto/ist)

Temanggung, Proliman News – Sebanyak 65 ribu jiwa petani tembakau di Temanggung, Jawa Tengah, dipastikan tidak berdarah setelah  PT Gudang Garam menghentikan pembelian tembakau mereka.

PT Gudang Garam menyatakan menghentikan pembelian tembakau Temanggung karena penjualan babak belur.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan bersama Komite Pertembakauan Temanggung, berkunjung ke pabrik Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur.

“Oleh-olehnya, ya itu tadi, berita tak sedap bahwa PT Gudang Garam tak lagi membeli tembakau dari petani Temanggung,” katanya.

Agus menambahkan, selain faktor anjloknya omzet, PT Gudang Garam menyebut penurunan harga saham di lantai bursa, ikut memukul perseroan.

Padahal, saham PT Gudang Garam sempat dibanderol Rp90.000/lembar, kemudian terjun bebas ke level Rp9.600/lembar.

“Jadi memang tidak lagi kondusif untuk membeli bahan baku khususnya dari Temanggung,” kata Agus, dikutip dari Antara, Minggu (15/6/2025).

Ia menegaskan, kondisi ekonomi yang tidak kondusif dan stok tembakau yang masih banyak membuat PT Gudang Garam pada musim panen tahun ini tidak membeli bahan baku tembakau dari Temanggung.

“Terutama juga karena belakangan ada penurunan penjualan rokok yang luar biasa di Indonesia,” kata Bupati Temanggung, Agus Setyawan.

Secara global, katanya, kondisi ekonomi juga tidak kondusif. Selain itu stok bahan baku tembakau di PT Gudang Garam memang sudah berlebih.

Jika diproses sesuai dengan produksi di bulan-bulan ini bisa sampai empat tahun ke depan.

BACA JUGA  Batik Ecoprint Ramban Ayu Tembus Pasar Mancanegara, Siap Pameran di Vietnam

“Infonya seperti itu dari manajemen PT Gudang Garam Kediri. Jadi memang tidak lagi kondusif untuk membeli bahan baku khususnya dari Temanggung,” ungkapnya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *