80.000 Orang Siap Turun di Aksi Demo 13 Agustus 2025, Husein: Bupati Pati Sudewo Seperti Raja !

“Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tetap melanjutkan perjuangan, menggelar aksi demo 13 Agustus 2025, hingga Bupati Sudewo lengeser,” ujar Koordinator AMPB Husein, Sabtu (8/8/2025).(foto/ist)

Pati, Proliman News – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kembali melayangkan surat pemberitahuan ke Polresta Pati untuk aksi besar 13 Ahustus 2025.

Langkah ini diambil setelah Koordinator Gerakan Masyarakat Pati Bersatu (GMPB) Yayak Gundul membatalkan aksi demonya, juga melalui surat kepada Polresta Pati.

“Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tetap melanjutkan perjuangan, menggelar aksi demo 13 Agustus 2025, hingga Bupati Sudewo lengeser,” ujar Koordinator AMPB Husein, Sabtu (8/8/2025).

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga organisasi yang melayangkan surat pemberitahuan untuk menggelar demo pada tanggal 13 Agustus 2025 mendatang.

Yakni, PNK (Pati Ngger Kulon), Aliansi Pergerakan Rakyat Pati Utara (Perpu) dan Forum Capraga Kabupaten Pati.

Ketiga paguyuban ini akan bergerak bersama AMPB untuk melengserkan Bupati Pati Sudewo, dan tidak ada keterlibatan Yayak Gundul.

”Kami akan mendatangi Polresta Pati untuk menyerahkan surat pemberitahuan penyampaian pendapat di muka umum,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu menanggapi mundurnya Yayak Gundul dari demo besar 13 Agustus 2025, karena sejak awal tidak ada keterlibatannya dalam aliansi ini.

Menurutnya, kelompok ini ada di dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, bukan dari bagian kelompok Yayak Gundul.

”Nanti kami nanti akan datang ke Polresta Pati untuk menyerahkan surat pemberitahuan penyampaian pendapat di muka umum,” katanya.

Ia menegaskan bagwa aksi masyarakat ini tidak boleh ditunggapi oleh kepentingan – kepentinagn kelompok tertentu.

BACA JUGA  Massa Memanas Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati Belum Memutuskan Pemakzulan Bupati Sudewo

”Kami ingin membantah berita yang selama ini beredar bahwa Pati itu milik Yayak Gundul. Warga Pati bersatu dibawah naungan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu,” katanya.

Ia mengungkapkan, bahwa tiga kelompok yang ada dalam AMPB yakni masing – masing PNK akan membawa massa 5 ribu orang, Perpu kurang lebih 10 ribu orang serta Capraga seribu orang.

Selain ketiga organisasi tersebut, ribuan warga Kabupaten Pati juga siap menghadiri demo tersebut.

”Kemarin dari Dengkek akan bergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Tuntutannya nanti yakni mundurnya Bupati Pati Sudewo dan semuanya sama,” ujarnya.

Sampai sejauh ini tercatat sudah ada 80 ribu orang yang akan berdemo meskipun Bupati Pati Sudewo telah membatalkan kenaikan tarif PBB-P2 hingga 250 persen dan membatalkan lima hari sekolah.

Mereka menilai masih banyak persolaan yang belum tuntas, termasuk sikap arogansi Bupati Pati.

”Sudewo cenderung arogan, ia terkesan sebagai raja di Pati,” ungkapnya.

Liputan : Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *