Masyarakat Peduli Lingkungan Keluarkan Petisi Kecam Gagasan Pengiriman Sampah Kota Yogyakarta ke Kulon Progo

Sejumlah tokoh masyarakat Kulon Progo buka suara terkait gagasan Calon Wali Kota (Cawalkot) Yogyakarta dari PDIP, Hasto Wardoyo, yang bakal mengirim sampah ke Kulon Progo jika terpilih nanti.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Kelompok warga yang yang tergabung dalam Warga Kulon Progo dan Masyarakat Peduli Lingkungan (WKP MPL ) mengeluarkan petisi mengecam gagasan pengiriman sampah dari Kota Yogyakarta ke Kulon Progo.

Petisi tersebut dikeluarkan menanggapi gagasan Calon Walikota Yogyakarta dari PDIP Hasto Wardoyo yang akan mengirimkan sampah dari Kota Yogyakarta ke Kulon Progo jika terpilih nanti.

“Petisi ini dibuat untuk melindungi lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan warga Kulon Progo serta memastikan solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujar Ketua WKP MPL Syamsul Ma’arif Sabtu (5/101/2024).

Isi petisi tersebut :

Kami warga Kulon Progo, menyatakan penolakan terhadap rencana pembuangan sampah regional Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kota Yogyakarta ke wilayah manapun di Kulon Progo.

Gagasan pengiriman sampah dari Kota Yogyakarta ke Kulon Progo, ditengarai sebagai bentuk manupulatif bahwa tempat pengolahan sampah tersebut Kulon Progo akan menjadi   pengganti TPA Piyungan. Alasan-alasan penolakan kami adalah sebagai berikut:

  1. Dampak Lingkungan yang Serius

Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mencemari tanah, air, dan udara di sekitar lokasi pembuangan. Pengalaman di TPA Piyungan yang seringkali mengalami banjir air lindi, pencemaran bau, dan penumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik telah menunjukkan risiko besar yang akan dihadapi Kulon Progo. Kami tidak ingin wilayah kami menghadapi krisis lingkungan serupa yang membahayakan kesehatan masyarakat dan kelestarian alam.

BACA JUGA  Joko Mursito Ngunduh Mantu Hadirkan Suasana Kraton Mataram Tempo Dulu, Adem Berwibawa !
  • Potensi Pencemaran dan Bahaya bagi Kesehatan

Sampah yang menumpuk berpotensi menghasilkan cairan beracun, polusi udara akibat pembakaran sampah, dan penyebaran penyakit yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar. Kami khawatir, jika TPA besar dibangun di Kulon Progo, kualitas hidup warga akan menurun drastis.

  • Solusi Alternatif yang Lebih Baik

Kami mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, seperti penerapan Zero Waste Holistik Integrated System (ZOWHIS) yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif dalam pengelolaan sampah. Kami percaya, dengan sosialisasi yang tepat dan pelaksanaan program yang terencana, Kulon Progo bisa menjadi pionir dalam pengelolaan sampah mandiri tanpa harus mengandalkan TPA besar.

  • Pentingnya Pelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kulon Progo memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, pertanian, dan lingkungan hidup yang harus dijaga. Menjadikan Kulon Progo sebagai tempat pembuangan akhir sampah regional dapat merusak citra dan mengurangi potensi ekonomi di daerah ini. Kami ingin menjaga Kulon Progo tetap bersih, hijau, dan sehat bagi generasi mendatang.

  • Siapapun Silahkan Mencari Solusi Tanpa Korban

Dengan ini, kami meminta siapapun termasuk pemerintah Kota Yogyakarta untuk mempertimbangkan ulang rencana pembuangan sampah di Kulon Progo dan mendorong mencari alternatif solusi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kami mendukung program-program yang melibatkan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat, seperti Bank Sampah, TPS3R, serta program daur ulang dan pengurangan sampah di sumbernya.

BACA JUGA  Semarak Ulang Tahun Ke -5 Serut Pasquad Gelar Senam Meriah Sehat Ceria dan Bahagia

Kami berharap petisi ini didengar dan ditindaklanjuti demi kebaikan bersama dan masa depan yang lebih hijau untuk Kulon Progo.

Tertanda

Warga Kulon Progo dan Masyarakat Peduli Lingkungan (WKP MPL ).

“Petisi ini dibuat untuk melindungi lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan warga Kulon Progo serta memastikan solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” tegas Syamsul Ma’arif.

Terlebih gagasan pengiriman sampah dari Kota Yogyakarta ke Kulon Progo diprakarsai Calon Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo, sehingga gagasan ini bermuatan politik sangat kuat.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *