Kulon Progo, Proliman News – Melalui media sosial yang dikelola Paslon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 1, Agung Setyawan – Ambar Purwoko, warga Kulon Progo yang wadul (mengadukan,red) mengenai buruknya kondisi jalan ternyata jumlahnya semakin banyak.
“Jumlahnya juga terus meningkat dari hari ke hari, dan bahkan hampir merata ada dari seluruh wilayah pelosok Kulon Progo,” ujar Agung Setyawan.
Keluhan warga dari berbagai wilayah pelosok Kulon Progo ini tentu kami perhatikan dengan seksama dan kami cermati satu persatu. Karena problem ini sangat penting dan butuh prioritas penanganan ke depannya, lanjut Agung Setyawan, Kamis (17/10/2024).
Aduan warga melalui medsos tersebut, menurut Agung Setyawan kebanyakan, pertama kondisi jalan rusak bertahun-tahun belum tersentuh perbaikan.
“Biasanya ini jalan kabupaten, akses jalan penghubung antar kalurahan atau antar dusun,” ujarnya menambahkan.
Kedua, masih banyak akses jalan menuju pemukiman warga yang kondisinya memprihatinkan sehingga butuh perhatian esktra kedepannya.
“Yang ini juga bisa jadi jalan kabupaten, tetapi bisa juga jalan desa,” tambahnya.
Namun kelas jalan apapun problem jalan rusak bertahun-tahun tidak diperbaiki, akses jalan ke pemukiman warga tidak memadahi, akan menjadi prioritas.
Seperti yang diutarakan warga bernama Agus, warga Dusun Suren, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo di facebook yang dikelola Paslon Agung Setyawan – Ambar Purwoko, beberapa hari lalu.
“Saya asli orang Pedukuhan Suren, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, saya minta bantuan buat Pak Cabub, jalan lurung saya di benahi ya, (karena) usul sama Pak Dukuh, dan pemerintah kalurahan tidak ditanggapi ya gimana, kepada Pak Cabub mohon di perbaiki jika terpilih nanti , trimakasih,” tulisnya.
Hal senada juga dikeluhkan oleh Edy Winarko, warga Kokap, Kulon Progo juga melalui media sosial facebook.
“Jalan Kokap – Tangkisan arah Pripih juga rusak dari sebelum bandara (YIA) dibuat sampai bandara sekarang beroperasi jalan tempat kami rusak parah belum ada tindakan dari dinas terkait. Sebenernya rakyat itu gak minta yang muluk-muluk cukup dengan jalan – jalan tidak rusak sudah senang masalah pekerjaan biar rakyat yang mikir sendiri,” tulis Edy Winarko.
Sementara terkait kondisi jalan rusak, masalah tidak adanya transportasi umum di berbagai wilayah di Kulon Progo juga banyak dikeluhkan warga.
Warganet bernama Amat Soleh, menuliskan bahwa ke depan butuh ada transportasi umum yang murah dan lancar dari Kulon Progo ke Yogyakarta dan sebaliknya.
“Kalau bisa tolong diusulkan pada pihak dishub (Dinas Perhubungan,red) agar Transjogja (Bus Transjogja) membuka rute sampai ke Kulon Progo Pak, Kulonprogo sekarag nggak ada angkutan umum sama sekali kecuali kereta dan bus besar antarkota,” tulis Amat Soleh di facebook.
Hal senada, juga ditulis oleh warga Kulon Progo bernama Diran Popt melalui Facebook Agung-Ambar (Akbar).
“Semoga Allah meridhoi dan mendapat dukungan dari masyarakat untuk memimpin Kulon Progo, usul wilayah Perbukitan Menoreh butuh perhatian pembangunan khusus akses transportasi,” tulisnya.
Tentu problem transportasi umum ke depan juga menjadi perhatian serius pemerintah karena lancarnya transportasi mencerminkan bagusnya perekonomian.
Sedang seorang warga bernama Abdul Malik menyapa Paslon Bupati –Wakil Bupati Nomor Urut 1 dengan bercanda.
“Senyumnya Mas Agung Nasa menawan..tetaplah tersenyum untuk Kulon Progo lebih baik..Akbar..” tulisnya masih melalui facebook.
Liputan : Bagus Aryo Wicaksono



