Semarang, Proliman News – Aurel (9) seorang anak tercebur di arus irigasi yang sedang banjit hingga hanyut di Kali Gasem samping SPBU Wolter Monginsidi Semarang.
Aurel bersama ibunya Fitria Indryiyani, warga Sedayu Tugu Semarang sedang meminta-minta dilingkungan tersebut.
Namun naas Aurel terperosok ke halian irigasi yang sedang dalam perbaikan. Karena kondisi bajir tinggi, Aurel hanyut tak terselamatkan.
“Korban belum diketemukan sampai sekarang. Korban hanyut pada aliran yang sedang deras,” tulis warganet di FB.
Ibu korban Fitria Indryiyani berusaha teriak-teriak dan berusaha mengejar di aliran deras namun tak kesampaian.
Warga yang datang berusaha menolong ibu Fitria Indryiyani. Sedangkan anaknya, Aurel, usia 9 tahun hanyut.
Ibu dan anak ini warga Sedayu Tugu, Semarang sedang meminta minta dilingkungan tersebut.
Saat melewati saluran yang sedang diperbaiki anak tersebut terjebur di aliran yang mengarah ke Kali Gasem samping SPBU Wolter Monginsidi Semarang.
Bukan hanya itu ada satu kejadian lagi di lokasi kedua. Korban Achmad Riefqie Arzan usia 7 tahun, kelas 1 MI Tarbiyatuss Sibyan.
Ia anak dari Misbakul Munir. Alamat rumah Jamus rt 12 rw 04, Jamus Godo Mranggen, Demak.
Anak hanyut di depan sekolah jam 11.00 WIB sampai sekarang belum ditemukan.
Lokasi kejadian di Tlogomulyo, Mranggen, Demak, Jawa Tengah.
Sumber: FB



