Botok Ditahan Viral Polisi Ditengarai Tidak Netral Warganet Penasaran Wajah Anggota Aparat yang Menciduknya

Apro juga mengunggaj video ada tiga orang yang duduk berdampingan dengan Botok dua diantaranya memijik pundak dan kaki Botok.(foto/ist)

Pati, Proliman News – Nama Supriyono Botok Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ( AMPB) viral di berbagai media sosial.

Botok menjadi topik hangat warganet setelah diciduk polisi dituduh membuat kerusuhan dan menganggu ketertiban karena memblokir Jalan Nasional Pantura Pati – Rembang, Jawa Tengah.

“Mas Botok masyarakat masih bersama mu, buat Mas Botok tetap semangat ya jangan pernah menyerah,” tulis Apro berlatar belakang video ia memijit Botok di Polresta Pati.

Apro juga mengunggaj video ada tiga orang yang duduk berdampingan dengan Botok dua diantaranya memijik pundak dan kaki Botok.

Tayangan ini mengundang banyak komentar, dan rasa harus mendalam karena banyaknya rakyat yang mencintai Botok.

“ Ini waktu masih di Polresta Pati saya pijat badan mas Botok, karena kasihan melihat wajahnya lelah,” tulsinya lebih lanjut.

Tayangan semacam ini terus membanjir di berbagai media sosial. Setidaknya tayangan ini memberi kabar bahwa Botok dicintai rakyat.

Tanggapan atas tayangan ini juga beragam. Rata-rata mengecam dan mencurigai polisi bertindak berlebihan da nada udang dibalik batu.

Postingan akun Lintas Kudus, yang menyoroti ancaman 8 tahun penjara bagi Botok mendapat reaksi luar biasa.

“Dua pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto dan Supriyono Botok ditahan di Polda Jateng usai ditetapkan menjadi tersangka,” tulisnya.

Keduanya terancam 9 tahun penjara. Teguh dan Botok menjadi tersangka usai nekat memblokir Jalan Pantura Pati-Rembang setelah menggelar demo pengawalan sidang paripurna pemakzulan Bupati Pati Sudewo.

BACA JUGA  Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta Bekerjasama Peradi Kembali Selenggarakan PKPA

“Mana kalian masyarakat Pati lihat saudara kalian pejuang kalian pejuang masyarakat Pati, tega kah kalian melihat mas Botok ditahan? Kalau tidak tega bantu Mas Botok sama-sama bersatu bebaskan Mas Botok & Teguh, “ tulis akun Siomay.

Membuat aksi menutup jalan 15 menit ditangkap polisi dan diancam hukuman 9 tahun penjara demo sopir truk sampe menututp jalan berjam-jam tidak ada yang ciduk polisi.

“Lha kae sing ngobong omahe Pak Teguh opo wis ditahan kongkonane Sudewo,” tulis Moon Lee

”Sing korupsi gur balekno duit sing dikorupsi yo ra keno hukum. Padahal nek maling balik no barang sing dimaling tetep di hukum opo meneh iki suara rakyat opo gunane dewan perwakilan rakyat dlogok asu ancene,” tulis  Li Zi Feng

Radijajal menulis dengan dihukum 9 tahun agar periode berikutnya Bupati Sudewo tidak ada yang menggangu pencalonan bupati.

Warganet lain menyambung dengan membandingkan kasus Botok dengan kasus lain yang jelas-jelas berdampak serius.

“Percobaan pembakaran rumah teguh tidak dipidana. Membawa senjata tajam dan nantang-nantang tidak dipidana. Demo odol nutup dalan ngasi esok tekan sore tidak dipidana. Memblokir jalan 15 menit kok malah dipidana. Hidup macam apa ini wong,” ujarnya.

Agus Santoso Santoso menulis, korupsi 230 triliun lebih saja hukumannya nggak sampai segitu. Padahal merugikan negara. Ini pejuang keadilan malah hukumannya lebih tinggi.

BACA JUGA  Gunung Merapi di Perbatasan Jateng dan DIY Erupsi Pagi Ini Luncuran Material Mengarah ke Kali Boyong

Abdul Abdul Gundex menyambung, jangan di tahan pak itu rakyat kecil. Atau cepat – cepat ada musibah besar soalnya rakyat kecil di tahan doa nya manjur.

Sejumlah warganet juga ingin tahu siapa aparat yang menciduk Botok dan Teguh karena beberapa gambar dan video semua gelap, dan wajahnya tertutup.

“Sudah tau kan kualitas aparat kita dan hukum kita,” tulisnya.

Liputan : Tim Redaksi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *