Yogyakarta, Proliman News — Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Simpang Empat Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta, berakhir ricuh. Esktalasi ketegangan di lapangan memicu kemacetan panjang dan melumpuhkan arus lalu lintas di salah satu titik vital Kota Gudeg tersebut.
Massa yang memadati persimpangan semula menggelar orasi secara bergantian. Namun, situasi mulai memanas ketika massa mencoba memblokir seluruh ruas jalan utama dan enggan mengindahkan imbauan aparat keamanan untuk memberi akses bagi pengguna jalan.
Bentrokan Pecah dan Pengalihan Arus
Kericuhan tak terelakkan saat aksi saling dorong antara demonstran dan petugas pengamanan pecah di tengah persimpangan. Polisi mengambil tindakan tegas terukur untuk membubarkan kerumunan guna mencegah kerusakan fasilitas umum serta mengamankan obyek vital di sekitar lokasi.
Dampak dari insiden ini:
Rekayasa Lalu Lintas: Satlantas Polresta Yogyakarta melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Jalan C. Simanjuntak, Jalan Faridan M. Noto, serta alur menuju kawasan Tugu Pal Putih.
Pengamanan Diperketat: Personel kepolisian disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi potensi potensi kericuhan susulan dan menjaga kondusivitas wilayah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar sementara waktu menghindari koridor Jalan Jenderal Sudirman serta menggunakan jalur alternatif hingga situasi sepenuhnya terkendali.
Liputan: Galang Andika Pratama



