Alumni Fakultas Teknik UNDIP Semarang H. Akhmad Basuki Masuk Bursa Pemilihan Bupati Kulon Progo 2024

Ia menyatakan masuk dunia politik ini dengan riang gembira karena bertarung di Pilbup Kulon Progo 2024 itu seperti berjuang ikut Sipenmaru.(foto/ist)

Cilegon, Proliman News – Nama Haji Akhmad Basuki, ST makin santer diperbincangkan warga di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Perantau sukses kelahiran Pundak, Kembang, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo  29 Mei 1966 ini jadi sorotan karena tiba-tiba muncul di bursa calon bupati Kulon Progo 2024.

Padahal selama ini banyak orang mengenal Akhmad Basuki adalah pengusaha tulen yang tidak pernah bersentuhan dengan kegiatan politik.

“Ini semua terjadi begitu cepat. Sangat kilat. Sebelumnya saya ini tidak pernah terpikir sama sekali, bakal terjun di dunia politik apalagi maju sebagai Calon Bupati Kulon Progo 2024. Dorongan teman-teman, memberi kesadaran baru, bahwa dengan turun di dunia politik ada pengabdian yang lebih luas,” katanya ditemui di di Cilegon.

Karena selama ini Akhmad Basuki lebig dikenal sebagai sosok yang tidak suka pamer kebaikan, tidak pamer pengabdian. Padahal selain menjadi perantau yang sukses ia sangat peduli pada orang miskin, pemuda putus sekolah, pengangguran dan kegiatan pelestarian lingkungan.

Di kawasan wisata dan resto Ono Kaline, Tinalah, Kalibawang, Kulon Progo, miosalnya, setiap tiga bulan ia bersama kerabatnya selalu melepas burung perkutut antara 200 sampai 500 ekor agar jenis burung ini tidak punah.

Alumni Fakultas Teknik UNDIP Semarang tahun 1995 ini selama sepuluhan tahun terakhir banyak mendidik anak anak putus sekolah di Kulon Progo menjadi tenaga welder di Sekolah Pengelasan miliknya.

BACA JUGA  Tandai HUT ke-53 DPC PDIP Kulon Progo Bagikan Pohon Matoa dan Lada Perdu di Sidowayah Kokap

Lulusan sekolah ini ia tampung dan dipekerjakan sebagai karyawan tetap di  perusahaannya atau disalurkan ke sejumlah perusahaan mitra.

Ia juga banyak mendorong munculnya wirausaha baru di Kulon Progo yang bergerak di sektor wisata, kuliner, farmasi, dan bisnis baja ringan, rangka atap, furniture  dan sejenisnya.

“Mereka yang buka usaha baru ini kebanyakan mantan karyawan saya, yang siap buka usaha sendiri, mandiri, dan membuka peluang kerja bagi warga sekitarnya. Kita dorong kalau perlu modal kita join, ” katanya.

Akhmad Basuki menghabiskan waktu kecil hingga remaja , dari dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas di Kulon Progo. Ia alumni SMA Negeri Sentolo, atau dulu namanya SMA Ploso.

Ia menjadi warga Kulon Progo dan alumni UNDIP Semarang pertama yang terjun di kancah politik pada gelaran Pilbup Kulon Progo 2024 mendatang.

“Tentu, ini butuh prasarat, yakni jika semua berjalan lancar, partai-partai politik siap berkolaborasi, saya insya allah siap,” katanya.

Akhmad Basuki mengaku berterimakasih, karena meski belum saatnya bertarung berbagai komponen sudah mengontaknya. Mereka adalah teman sekolah di Kulon Progo, seperti ikatan alumni UNDIP, keluarga alumni SMA, SMP, SD, hingga beberapa organisasi keumatan lain, lanjutnya.

“Matur nuwun semuanya, tetapi ini belum saatnya bertempur nggih,” pesannya.

Meski ia mengaku telah bertekad bulat untuk rehat dari dunia bisnis yang telah digelutinya selama 30 tahun guna mendayung perahu politik pemilihan bupati.

BACA JUGA  Pimpinan DPR Pertaruhkan Jabatan, Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

Baginya rehat dari bisnis perlu dilakukan agar di masa tuanya bermanfaat untuk rakyat melalui kebijakan -kebijakan pro wong cilik, umat dan masyarakat luas.

Ia menyatakan masuk dunia politik ini dengan riang gembira karena bertarung di Pilbup Kulon Progo 2024 itu seperti berjuang ikut Sipenmaru.

“Saya lolos Sipenmaru tahun 1985 di Jurusan Akuntansi UNS Solo, kurang puas, ikut lagi dan lolos lagi di Sipenmaru 1986 di Fakultas Teknik UNDIP Semarang, ” katanya.

Lolos Sipenmaru adalah kebahagiaan terindah, menyelesaikan kuliah adalah tanggungjawab dan dedikasi.

Maka jika sejumlah partai sepakat untuk mengusungnya bertanding di Pilbup Kulon Progo 2024 berarti ada amanah yang harus ia tunaikan.

Kemenangan akan menjadi titik tolak lompatan bagi masyarakat demi kemajuan dan kemaslahatan.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *