Kulon Progo, Proliman News – Terpilihnya Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjadi Ketua DPW PAN DIY menjadi sorotan berbagai kalangan.
Langkah yang diambil Agung Setyawan masuk ke ruang orang nomor satu di DPW PAN DIY dinilai sebagai tidak etis karena posisinya sebagai bupati.
Apalagi ia maju Pilkada 2024 diusung oleh Partai Golkar sementara PAN hanya sebagai pendukung saja bersama PPP dan 11 partai nonparlemen.
Kecuali sebelumnya ia sudah menjadi Ketua DPW PAN DIY lalu maju Pilkada Kulon Progo 2024 dan menang. Maka ketika ia tetap dikursi Ketua DPW PAN DIY itu menjadi lazim.
Meskipun demikian, tetap saja secara etika harus mundur dari posisi Ketua DPW PAN karena bupati itu milik banyak partai dan milik masyarakat.
“Gini saja dech, nanti di Musda Golkar Kulon Progo atau DIY dia dijagokan sebagai ketua, nggak apa-apa, kan dia nggak ngerti bagiamana memelihara komitmen, “ ujar Pengamat Politik Kulon Progo, Sutopo HS, Selasa (15/4/2025).
Sementara, Tokoh Masyarakat Kulon Progo, Agus Sujarwo mengatakan kasus ini memperlihatkan bahwa kekinian etika politik memang tidak diperhatikan atau cenderung diabaikan.
“Remuk bangsa ini, karena etika politik tidak diperhatikan atau cenderung diabaikan,” katanya ditanya soal apa yang salah dengan terpilihnya Bupati Kulon Progo Agung Setyawan sebagai Ketua DPW PAN DIY.
Lebih lanjut ia mengatakan, kasus ini juga menjadi tolok ukur kualitas seseorang, apakah itu seorang bupati, gubernur, atau anggota DPRD.
Pertanyaannya menurut Agus Sujarwo, adalah apakah kemudian dalam perjalanannya kedepan, orang yang mengabaikan etika politik bisa menjalankan amanah rakyat dengan baik ?
“Monggo disimpulkan sendiri ? “ katanya memberi penekanan.
Sedang Ketua Partai Demokrat Kulon Progo, Sigit Susetyo yang juga pendukung Agung Setyawan – Ambar Purwoko mengatakan bahwa semalam ia sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD Golkar Kulon Progo.
Banyak yang ia peroleh dari Golkar, diantaranya kekecewaan, merasa dipecundangi dan yang paling menjadi catatan adalah bupati tidak memberitahu soal masuknya di bursa Ketua DPW PAN DIY.
“Semalam saya telponan dengan golkar, ternyata beliau ( Agung Setyawan) tidak pamit, tidak memberi tahu, tidak mengundurkan diri, jadi ya tidak beretika,” ujar Sigit Susetyo.
Liputan : Suyono Sugondo



