Berbagai Komponen Swasta Turun Gunung Awasi Praktik Politik Uang Pilkada Kulon Progo 2024

– Aroma politik uang mulai tercium oleh banyak mata di Pilkada Kulon Progo 2024.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Aroma politik uang mulai tercium oleh banyak mata di Pilkada Kulon Progo 2024.

Oleh karenanya, praktek politik uang harus dikuntit secara serius 6 hari jelang Pilkada 2024.

“Aparat tahulah,bagaimana prakteknya dan siapa pelakunya dilapangan. Tidak mungkin jika mereka tidak tahu,” ujar Anggoro Supriyanto, Pengamat Politik Kulon progo, Kamis (21/2024).

Ia mengakui, penanganannya memang sulit karena sering kali minim bukti, meski berbagai upaya tetap dilakukan untuk mengantisipasi tindakan pidana tersebut.

Anggoro mengatakan, politik uang sebelumnya sering dikaitkan dengan istilah serangan fajar. Karena distribusi politik uang dilakukan menjelang sbuh hingga fajar.

Para pemeran dan cukongnya menggunakan politikuang untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat menjelang waktu pemungutan suara.

Bagaimana cara pendistribusian dana politik uang turun sebagaimana level marketing, dan jelas ini sudah tersusun dulu organisasinya.

Politik itu serius, melanggar hukum dan merusak demokrasi. Masyarakat ugal-ugalan.

“Mereka sadar pentingnya memilih pimpinan yang benar-benar berkomitmen membangun Kulon Progo, tetapi mereka masih mau menerima uang sogokan, ini bahaya, penyakit ini,” ujar Anggoro Supriyanto.

Anggoro mengatakan, Bawaslu, Polisi dan Pemda Kulon Progo sudah berkomitmen agar politik uang diberantas. Tetapi jika aparatur mereka tidak menyentuh pemainnya, sama saja bohong.

Maka, terimakasih masih ada media dan media sosial yang terus bergerak untuk menguntit laju politik uang, termasuk kampanye melalui berbagai media ruang.

BACA JUGA  Politisi PDIP DIY Eko Suwanto Desak Kebijakan Luar Negeri ART & BOP Di Evaluasi Kembali

Ia meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kulon Progo jangan diam melihat praktik seperti ini, karena mereka juga punya komitmen untuk membangun Pemda Kulon Progo yang bersiih.

“Stop politik uang, awasi terus penggeraknya, dan cari tahu darimana asal duitnya,”ujarnya menegaskan.

 Ia mengatakan sejumlah lembaga nirlaba biasanya juga membuat gugus tugas untuk mengawasi praktik politikuang di Pilkada seperti ini.

“Kita berharap mereka ini bisa lebih efektif,” ujarnya melanjutkan.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *