Jakarta, Proliman News– Baru sehari dilantik Presiden Prabowo Subianto langsung kena tonjok dan diguyur hujatan menohok dari seorang bernama Habib Muhsin.
Habib Muhsin, menyebut, Presiden Prabowo yang digadang-gadang menjadi macan asia ternyata hanya kucing garong, kucing yang takut sama tikus.
Habib Muhsin yang konon disebut-sebut sebagai petinggi Front Pembela Islam (FPI) ini menilai Presiden Prabowo tidak ubahnya Jokowi. Kacung para cukong aligarki !
“Dia yang digadang-gadang menjadi macam asia ternyata hanya kucing garong, kucing yang takut dengan tikus,” katanya dalam orasi Syukuran Indonesia Tanpa Jokowi, di Jakarta.
Kenapa kucing yang takut sama tikus, karena tikusnya besar-besar, makannya burger dan sate, tambahnya bersemangat sembari diselingi takbir.
Ia menegaskan Presiden Prabowo tak ubahnya kacung sepuluh naga yakni para cukong yang menguasai Indonesia karena Presiden Prabowo menyatakan akan tetap melanjutkan seluruh program Jokowi.
Terbukti sebagian besar menterinya pun berasal dari kabinet Jokowi. Orang-orang yang dibayar oleh cukong oligarki, yang sudah sukses beternak politisi, aparat penegak hukum hingga presiden.
“Prabowo tidak ubahnya Jokowi, ia akan menjadi kacung oligarki sepuluh naga, karena ia menyebut Jokowi sebagai gurunya dan bahkan akan tetap melanjutkan semua program Jokowi,” ujarnya.
Maka dia yang digadang-gandang jadi macan asia itu berubah menjadi kucing, dan di Jakarta kucing takut dengan tikus karena tikusnya gede-gede makannya burger dan sate.
“Hanya ada satu jalan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat yakni revolusi. Siap revolusi ? “ ujarnya dalam orasi yang dipandu Refly Harun.
Rekaman video orasi Habih Muhsin dalam acara Syukuran Indonesia Tanpa Jokowi ini pun beredar luas di media sosial.
Acara yang juga dihadiri banyak tokoh-tokoh pembenci dan penghina Jokowi tersebut ditayangkan secara utuh di You Tube Refly Harun Oficial.
Ribuan bahkan puluhan ribu netizen pun memberi komentar beragam di berbagai unggahan.
Banyak netizen menganggap orasi Habib Muhsin sebagai narasi mencari gara-gara, karena Presiden Prabowo baru saja dilantik dan belum sejengkalpun melangkah keluar istana.
Sehingga Habib Muhsin dinilai tergesa-gesa menonjok demikian pedas pada Presiden Prabowo, karena memang belum jelas apa masalahnya.
“Menonjok orang yang sedang duduk-duduk usai dilantik helas bikin masalah. Nggak jelas apa perkarasanya. Ini akan jadi masalah,” tulis sejumlah netizen dalam berbagai unggahan.
Liputan : Suyono Sugondo



