Polresta Pati Terjunkan 1.223 Personil dibantu TNI untuk Amankan Demo Jum’at Siang, Peserta Demo 300 Orang

– Polresta Pati terjunkan 1.223 personel untuk pengamanan aksi demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Jum’at (19/9/2025) siang.(foto/ist)

Pati, Proliman News – Polresta Pati terjunkan 1.223 personel untuk pengamanan aksi demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Jum’at (19/9/2025) siang.

Pengamanan juga dibantu unsur TNI dan instansi terkait lain dari mulai pukul13.00 WIB hingga selesai.

Aksi ini diikuti sekitar 300 orang massa dengan sejumlah orator dari AMPB maupun kuasa hukum LBH Teratai.

Mereka membawa spanduk, poster, hingga kendaraan komando dan menyuarakan aspirasi seputar pemakzulan Bupati Pati serta komitmen mengawal Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan 1.238 personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polresta Pati, Satbrimob Polda Jateng, personel Polres Kudus, Rembang, dan Jepara, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinkes, serta unsur terkait lainnya.

“Kami pastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ribuan personel sudah kami siapkan di titik-titik strategis,” ujar Kapolresta Pati.

Dalam aksi tersebut, perwakilan AMPB akhirnya diterima oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Pati untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD dan menghasilkan sejumlah kesimpulan, termasuk rencana tindak lanjut pergantian anggota Pansus Hak Angket.

Kapolresta menambahkan bahwa Polri bersama TNI selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat.

“Kami menjunjung tinggi demokrasi. Setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat, namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.

BACA JUGA  Sejumlah Pengusaha Berkomitmen Bangun Lapangan Kerja di Jawa Tengah Karena Aman dan Nyaman

Selain itu, Polresta Pati juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Langkah pengalihan arus lalu lintas dan pengamanan obyek vital turut dilakukan demi menjaga situasi tetap terkendali.

“Syukur alhamdulillah, aksi berlangsung damai. Massa menyampaikan aspirasi dengan tertib dan setelah audensi selesai mereka kembali ke rumah masing-masing,” pungkas Kapolresta.

Liputan : Andy Nuesahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *