Dwi Rusiana Warga Temanggung Berbagai Cerita Haru Soal Keberadaan Rumah Singgah di Semarang

Rumah Singgah yang diinisiasi oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan, memberikan tempat singgah inap bagi warga Temanggung yang berkeperluan di luar kota.(foto/ist)

Semarang, Proliman News — Dwi Rusiana tak menyangka perjalanan mengantar ibunya, Yasimah, berobat ke RSUP Dr Kariadi, Semarang, membawa kisah haru.

Warga Bandunggede, Kedu, Temanggung datang dengan berbekal surat rujukan dari rumah sakit asalnya.

Namun ternyata, proses pengobatan ibunya tidak bisa selesai dalam satu hari.

Ia harus antre dengan pasien lain yang datang dari berbagai daerah. Akhirnya, ia bersama keluarga lain yang ikut mengantar harus menginap di Semarang.

Tetapi, ia tidak membawa uang cukup. Hingga akhirnya dapat informasi ada Rumah Singgah di Jalan Tengger Selatan No 3A Gajahmungkur Semarang.

Rumah Singgah yang diinisiasi oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan, memberikan tempat singgah inap bagi warga Temanggung yang berkeperluan di luar kota.

“Ya alhamdulillah ada Rumah Singgah, jadi bisa istirhat di sini. Ini sangat membantu kami,” katanya, Rabu (16/7/2025).

Dwi menceritakan, ibunya didiagnosa penyakit dalam sehingga harus dirujuk ke RS Dr Karyadi Semarang.

Ia bersama suami, anak dan saudaranya mengantar ibunya itu ke Semarang demi kesembuhan.

“Tapi ada tahapan pemeriksaan dan antre dengan pasien yang lain. Sehingga lama. Ya, pilihannya menginap atau pulang,” lanjutnya.

Ia tidak bisa membayangkan kalau tidak ada Rumah Singgah. Bahkan ia dimungkinkan akan tidur di emperan tempat parkir kendaraan.

“Kalau tidak ada rumah singgah, mungkin tidur di emper parkiran. Tadi ditawari rumah kos sama tukang parkir rumah sakit, tapi kan harus bayar apalagi keluarga yang ikut banyak,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkab Temanggung Salurkan Balinkes untuk Warga Kurang Mampu, Ini Syarat dan Ketentuannya

Menurutnya, Rumah Singgah dari Bupati Temanggung Agus Setyawan sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat. Ditambah sarama dan prasarana yang bagus.

“Senang sekali dan ini sangat membantu saya. Di sini gratis ada kamar dan kasur. Bahkan ada beras, mie dan telur. Jadi bisa masak di sini,” paparnya.

Ia berharap, ibunya dapat penanganan yang baik dan kembali sehat.

“Semoga ibu bisa kembali sehat. Terimakasih Pak Bupati,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya sudah mendirikan Rumah Singgah di Yogyakarta dan Semarang.

Ide muncul saat ia masih mengenyam kuliah di Yogyakarta.

Menurutnya, fasilitas Rumah Singgah sangat dibutuhkan oleh mereka yang bisa disebut memiliki kantong pas-pasan. Kala itu, dirinya meminjam rumah salah seorang saudara sebagai lokasi Rumah Singgah bagi mereka yang tengah berkepentingan.

Terutama mereka yang menjadi pasien atau penunggu di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta.

“Saya merasakan betul, mereka yang tengah berkepentingan di Yogyakarta merasa kerepotan untuk mencari tempat beristirahat. Terutama bagi yang tengah menunggu keluarga saat sedang dirawat di rumah sakit rujukan yang berada di Yogyakarta. Kalau harus pulang pergi Temanggung-Yogyakarta setiap hari kan menguras energi dan biaya. Apalagi bagi mereka, yang mohon maaf sekali, terbilang dalam kondisi pas-pasan,” tuturnya.

Agus berharap, Rumah Singgah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA  Dua Bocah Hanyut Terbawa Derasnya Arus Banjir Selasa (28/10/2025) di Semarang dan Demak Jateng

“Semua demi memberikan layanan bagi masyarakat Temanggung,” tandasnya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *