Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2000 Meter ke Arah Kali Sat Pagi Ini

Gunung Merapi muntahkan awan panas guguran sejauh 1,8 km pada Jumat, 2 Juli 2026. BPPTKG dan Sultan minta wisatawan tak melakukan pendakian karena ancaman erupsi eksplosif. (Foto: BPPTKG/Kementerian ESDM)
Gunung Merapi muntahkan awan panas guguran sejauh 1,8 km pada Jumat, 2 Juli 2026. BPPTKG dan Sultan minta wisatawan tak melakukan pendakian karena ancaman erupsi eksplosif. (Foto: BPPTKG/Kementerian ESDM)

Magelang, Proliman News – terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Jumat, 10/07/2026 pukul 08:31 WIB.
Estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 34,08 mm durasi 137,4 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Sat/Putih), Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.

BPPTKG Yogyakarta menyatakan, Gunung Merapi dilaporkan mengalami 7 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1700 meter, periode pengamatan hari ini, Jumat (10/7/2026), pukul 00.00-06.00 WIB

Tercatat 29 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-26 mm dan lama gempa 65.21-191.58 detik.
Selain itu, tercatat pula 18 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-38 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 22.97-48.57 detik.

Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.

Liputan’ : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Setahun Kepemimpinan Agus–Nadia, Kinerja Pembangunan dan Prestasi Temanggung Terus Menguat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *