Kota Mungkid, Proliman News – Jamaah dan pengunjung Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang kini mendapat tambahan fasilitas berupa layanan kesehatan. Mulai Rabu (12/8/2026), Pos Kesehatan MAJT An-Nuur resmi dibuka di lantai dasar menara masjid untuk memberikan pertolongan dan layanan kesehatan dasar bagi para pengunjung.
Pos Kesehatan tersebut merupakan hasil kerja sama pengelola MAJT An-Nuur dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Peresmian dilakukan oleh Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur, Drs H Asfuri Muhsis MSi.
Asfuri mengatakan, keberadaan Pos Kesehatan menjadi bagian dari upaya pengelola melengkapi fasilitas di MAJT An-Nuur agar keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Dibukanya pos kesehatan ini tak lain adalah untuk memberikan layanan kesehatan terhadap para pengunjung yang sebagian besar datang dari berbagai daerah,” kata Asfuri.
Menurut dia, sejak dibuka, MAJT An-Nuur semakin banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Selain jamaah yang sengaja datang untuk wisata religi, banyak pula rombongan yang singgah setelah melakukan perjalanan wisata ke kawasan Borobudur maupun Yogyakarta.
“Bagi wisatawan religi di Magelang, MAJT ini menjadi pos pusatnya di sini. Sehingga alhamdulillah, jamaahnya menjadi banyak,” ujarnya.
Asfuri berharap, ke depan MAJT An-Nuur dapat terus berkembang dan memberikan kemanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat. Selain kegiatan ibadah, masjid juga diharapkan menjadi ruang untuk berbagai aktivitas keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.
Ia menyebut, pengelola saat ini juga tengah merancang pembukaan UMKM Center untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung.
“Banyak pengunjung yang datang di sini. Di samping beribadah, mereka juga istirahat, mandi, dan sebagainya. Lalu tanya, ‘Pak, kalau makan di mana?’ Saat ini memang belum,” katanya.
Hampir dua tahun sejak dibuka, Asfuri mengakui pengelola MAJT An-Nuur masih terus belajar dalam mengembangkan dan mengoptimalkan berbagai fasilitas. Salah satunya dengan belajar dari MAJT di Semarang yang disebutnya sebagai “kakak kandung”.
Ia juga berharap adanya dukungan dan bimbingan dari Pemerintah Daerah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang, Kementerian Agama, serta berbagai pihak lainnya agar MAJT An-Nuur semakin berdaya guna bagi kemaslahatan umat.
Sementara itu, dr Kunto dari Dinkes Kabupaten Magelang menjelaskan, layanan Pos Kesehatan MAJT An-Nuur lebih diarahkan pada pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) maupun kondisi kegawatdaruratan.
“Jadi, pertolongan pertama pada kecelakaan atau kegawatdaruratan, seperti itu,” katanya.
Pembukaan pos tersebut, lanjut Kunto, juga didasarkan pada meningkatnya jumlah pengunjung MAJT An-Nuur dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap layanan kesehatan dasar di lingkungan masjid menjadi semakin penting.
Pengunjung yang mengalami keluhan ringan selama berada di MAJT, seperti masuk angin atau kondisi kurang nyaman setelah menempuh perjalanan jauh, dapat memperoleh penanganan awal di pos tersebut.
Selain konsultasi kesehatan dan pemeriksaan, Pos Kesehatan juga menyediakan pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti gula darah, asam urat, dan kolesterol. Namun, untuk layanan pemeriksaan laboratorium tersebut dikenakan biaya.
Untuk kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas juga dapat memberikan rujukan. Dinkes Kabupaten Magelang bekerja sama dengan PSC 119 untuk mendukung penanganan kegawatdaruratan.
Petugas kesehatan Pos Kesehatan MAJT An-Nuur, Habib, mengatakan layanan tersebut untuk sementara dibuka selama tiga hari dalam sepekan.
Layanan dibuka setiap Jumat pukul 10.00–13.00 WIB, Sabtu pukul 14.30–19.30 WIB, serta Minggu pukul 05.00–07.00 WIB dan 14.30–19.30 WIB.
Dengan hadirnya Pos Kesehatan tersebut, pengelola berharap jamaah dan wisatawan yang berkunjung ke MAJT An-Nuur dapat beribadah dan beraktivitas dengan lebih nyaman, sekaligus memperoleh akses pertolongan kesehatan dasar ketika membutuhkan.
Liputan: Galang Andika Pratama



