Jakarta, Proliman News – Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa kawasan Bundaran HI bukan merupakan titik yang diperuntukkan bagi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum atau unjuk rasa.
Karena Bundaran HI merupakan pusat pergerakan atau episentrum lalu lintas ibu kota.
Ia menegaskan Kawasan Bundaran HI tidak hanya menjadi jalur kendaraan umum dan pribadi, tetapi juga menjadi titik integrasi berbagai moda transportasi massal seperti TransJakarta, MRT, LRT, dan KRL.
Meski demikian, Polda Metro Jaya memastikan pengamanan terhadap setiap kegiatan penyampaian pendapat tetap dilakukan secara profesional dengan pendekatan persuasif dan humanis.
Seperti diketahui, dalam aksi hari Jumat (12/6/2026) BEM UI menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, yakni menghentikan pemborosan APBN.
Kemudian menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Lalu menghentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Prabowo Subianto Presiden mengakui kesalahan pemerintah.
Apakah setelah ini aksi unjuk rasa akan kembali terjadi atau tidak, untuk menjaga keamanan tetap terjaga polisi menerjunkan lebih dari 6000 personilnya untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik.



