Kehangatan Miami dan Keteguhan Hati Jude Bellingham: Langkah Bersejarah Inggris dan Akhir Terhormat Dongeng Norwegia

(Foto: ROBERTO SCHMIDT / AFP)

Yogyakarta, Proliman News – Di bawah terik matahari Miami yang menyengat di Hard Rock Stadium, sebuah lembaran sejarah baru sepak bola tertulis dengan tinta perjuangan dan ketabahan. Babak perempat final Piala Dunia 2026 mempertemukan kegigihan tanpa batas skuad Norwegia dan ketangguhan mental Inggris. Melalui drama 120 menit yang menguras emosi, Inggris akhirnya berhasil melangkah ke babak semifinal setelah membalikkan keadaan dengan kemenangan tipis 1-2. Hasil ini membawa Three Lions ke semifinal pertama mereka di luar benua Eropa, sekaligus menyudahi pencapaian terbaik Norwegia di panggung dunia dengan kepala tegak.

​Inggris sejatinya mengambil inisiatif penguasaan bola sejak menit awal, di mana Jude Bellingham sempat membuka peluang lewat sundulan yang masih melebar. Namun, kedisiplinan dan serangan balik Norwegia justru berbuah manis lebih dahulu.

​Kejutan dari Schjelderup: Pada menit ke-36, sebuah umpan silang akurat dari sang kapten Martin Ødegaard berhasil disambut dengan sempurna oleh Andreas Schjelderup untuk menaklukkan Jordan Pickford, membawa Norwegia unggul 1-0.

​Balasan Instan Bellingham: Ketika Norwegia mencoba mencari gol kedua lewat Alexander Sørloth dan Ødegaard, Inggris menunjukkan mentalitas juara mereka. Tepat di masa injury time babak pertama (45+2′), Anthony Gordon melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambar oleh Jude Bellingham untuk mengubah skor menjadi 1-1 sebelum turun minum.

BACA JUGA  Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina, Ujian Berat sang Debutan Menghadapi Juara Bertahan

​Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan kian ketat dan dipenuhi drama yang menguras garis pertahanan kedua tim.

​Gol Norwegia yang Dianulir: Norwegia sempat bersorak saat Torbjørn Heggem menggetarkan jala Inggris memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit ke-55. Namun, kegembiraan itu sirna setelah VAR menganulir gol tersebut karena Erling Haaland dinilai melakukan pelanggaran terlebih dahulu terhadap Elliot Anderson.

​Denting Mistar Gawang: Norwegia terus memberikan perlawanan sengit, dan peluang emas kembali lahir 14 menit menjelang waktu normal berakhir ketika sundulan Kristoffer Ajer membentur mistar gawang Inggris dengan keras.

​Hingga 90 menit waktu normal usai, skor kaku 1-1 tetap bertahan, memaksa kedua tim melanjutkan perjuangan ke babak perpanjangan waktu.

​Inggris yang memiliki stamina lebih bugar di babak tambahan langsung menekan. Pada menit ke-93, sebuah tembakan spekulatif dari Morgan Rogers gagal ditangkap dengan sempurna oleh penjaga gawang Norwegia, Ørjan Nyland. Bola liar yang terlepas langsung disambar dengan cepat oleh Jude Bellingham untuk membalikkan keadaan menjadi 1-2.

​Di tengah usaha mengejar ketertinggalan, awan mendung menggelayuti kubu Norwegia. Sang ujung tombak andalan, Erling Haaland, terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-106 karena mengalami cedera. Meskipun Norwegia terus menekan lewat peluang Patrick Berg dan memaksa penyelamatan ganda gemilang dari Nyland di ujung laga, benteng pertahanan Inggris tetap berdiri kokoh hingga peluit panjang berbunyi.

BACA JUGA  Gelombang Seruan Boikot Adidas Menguat, Publik Kecam Krisis Empati

​Atas kontribusi luar biasa dengan memborong dua gol kemenangan serta menjadi motor serangan tim, Jude Bellingham dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga historis ini.

Bagi Norwegia, kekalahan di babak tambahan waktu ini mendatangkan kesedihan mendalam, namun perjalanan fantastis Landslaget hingga babak perempat final telah memenangkan hati banyak pencinta sepak bola dunia. Mereka pulang dengan penghormatan tertinggi atas perjuangan gigih yang mereka tunjukkan.

​Sementara itu, Inggris merayakan keberhasilan langka ini dengan sukacita. Skuad asuhan Three Lions kini mengalihkan fokus mereka bersiap menghadapi laga semifinal akbar melawan Argentina atau Swiss yang memperebutkan satu tiket menuju partai puncak mimpi dunia.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *