Ditemukan Banyak Bilyet Deposito dari BUKP Galur Nomornya Sama, Sasmito: Parah Ini !

Sejumlah nasabah melaporkan bahwa buku tabungan dan bilyet depositonya diminta BUKP Wates dengan janji akan dicairkan simpanan mereka bulan ini. Namun hingga hari ini tidak ada realisasi pembayaran tabungan atau deposito.(foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Tim data nasabah Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur menemukan kejanggalan baru terhadap bilyet deposito milik banyak anggotanya.

“Dari data yang masuk kita temukan banyak bilyet deposito nomor bilyetnya sama. Ini kita temukan, ini sedang kita lakukan pencermatan,” ujar Ketua Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur, Sasmito Nugroho ketika diminta keterangannya Senin (21/4/2025).

Namun sejauh ini pihaknya belum membuat kesimpulan apa-apa dan baru sebatas mencatat dan melakukan percermatan sebagai kecerobohan administrasi. Kesimpulan sementara BUKP Galur telah melakukan kesalahan administrasi.

Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur juga belum berani menyebut kalau kasus ini merupakan tindak kejahatan atau kesengajaan penipuan dari Pengelola BUKP Galur.

Sasmito Nugroho mengatakan Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur, belum membuat kesimpulan apapun terkait banyaknya nomor bilyet deposito yang nomornya sama.

Pertama, Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur berusaha menghubungi masing-masing nasabah pemilik bilyet tersebut untuk memberitahu masalah ini.

“Karena pasti masing-masing nasabah pasti tidak tahu kalau nomor bilyet mereka sama dengan milik nasabah lain,” katanya.

Mereka baru tahu setelah kita kasih tahu dan kita tunjukkan kepada mereka nomor-nomor yang sama antara depsoito siapa dengan milik siapa.

Nanti apakah kesamaan nomor bilyet deposito ini menjadi laporan kasus atau tidak, diserahkan kepada polisi atau tidak terserah kepada masing-masing nasabah.

BACA JUGA  Politisi Gerindra Rian Nur Fajar: Aneh Kenapa BUMD Aneka Usaha Tidak Setor PAD, Sepakat Dievaluasi Semuanya

Yang jelas, katanya, nasabah tidak tahu bahwa nomor bilyet mereka sama. Mereka juga baru tahu ketika foto copy bilyet dikumpukan di Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur, dilihat dan diferivikasi oleh tim di paguyuban ini.

“Jadi kita hanya memberi tahu kepada teman-teman bahwa nomor bilyet deposito banyak yang sama. Ini bagaimana nanti kita pikirkan,”ujarnya.

Hal kedua yang kini menjadi temuan adalah adanya nilai niminal deposito dengan tulisannya berbeda.

Seperti nominal deposito Rp 20.000.000,- tetapi dalam tulisannya tertera Rp9.000.000,- atau dengan tulisan : sembilan juta rupiah.

“Ini parah secara administrasi,“ ujar Sasmito Nugroho geleng-geleng kepala.

Ini merupakan kesalahan yang fatal dalam penerbitan bilyet deposito, karena dikemudian hari nanti pasti akan bermasalah hukum jika deposito BUKP Galur tersebut legal.

Sementara data terbaru dari Paguyuban Nasabah Korban BUKP Galur, per Senin (21/4/2025) sudah terverifikasi secara lengkap 80 orang nasabah.

“Nama alamat dan jumlah simpanan sudah terverifikasi secara akurat sebanyak 80 nasabah,”ujar Sasmito Nugroho, Ketua Paguyuban Nasabah BUKP Kulon Progo.

Dari 80 orang nasabah tersebut, terferivikasi dengan jelas mereka memiliki simpanan dana baik tabungan maupun deposito sebesar Rp 3,8 miliar rupiah.

“Ini masih banyak yang belum terkonfirmasi, sehingga data terus akan berkembang, dan jumlah dana simpanan akan terus naik,” tambahnya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *