Kepala Kankemenag Kulon Progo Dampingi Ditzawa Panen Melon Wakaf Produktif

Kepala Kankemenag Kulon Progo Dampingi Ditzawa Panen Melon Wakaf Produktif. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News — Kepala Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. mendampingi Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag. dalam panen melon wakaf produktif. Agenda tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Ummah Dua, Wates, Kulon Progo, Selasa (15/9/2026).
Wahib Jamil mengungkapkan saat ini Kulon Progo memiliki posisi strategis.

“Saat ini Kulon Progo berada pada posisi yang strategis dengan adanyan bandara internasional. Kami berharap produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis wakaf akan mampu bersaing dengan produk lainya,” ujar Kakan.

Dirzawa Kemenag RI, Waryono mengungkapkan bahwa dana masuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) bisa lebih dari 30 triliun per tahun. Bahkan ada LAZ yang mampu menghimpun 300 milyar per tahun. Saat ini terdapat 121 kampung Zakat di DIY yang tersebar setiap kabupaten dan kota. “Islam mempunyai mekanisme zakat, infak, sedekah dan wakaf di dalam pengembangan perekonomian. Dengan ini mari kita dukung bersama dalam pengembangan ekonomi masyarakat di Indonesia.” ujar Waryono.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H. M.Hum. mengucapkan terimakasih atas sinergi semua pihak. Sehingga tanah wakaf di PP Nurmadu, Kulon Progo dapat bermanfaat untuk nazir, umat, dan masyarakat luas.

“Kami sudah sediakan lahan wakaf seluas 1.500 meter untuk pengembangan penanaman melon premium. Sinergi ini semoga akan menjalar ke daerah manapun. Sehingga tanah wakaf menjadi produktif dan bermanfaat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ditemukan Banyak Bilyet Deposito dari BUKP Galur Nomornya Sama, Sasmito: Parah Ini !

Ketua Umum Perhimpunan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Indonesia periode 2025–2030, Dra. Hj. Mursida Rambe yang turut hadir memberikan dukungan kegiatan optimalisasi wakaf produktif. “Semoga tanah wakaf menjadi lebih banyak keberkahannya dan bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Bupati Kulon Progo, DR. H.R. Agung Setyawan S.T., M.Sc., M.M., berharap agar program wakaf bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Ia juga menginginkan agar wakaf produktif tidak hanya di pertanian saja. Tetapi bisa dikembangkan di sektor perternakan, perikanan, kuliner, dan lainnya. “Saya senang program Kota Wakaf yang telah dicanangkan di Kulon Progo berjalan dengan baik. Semoga ke depan dengan program wakaf produktif ini mampu menjadikan masyarakat kulon Progo menjadi makmur dan sejahtera,” ungkap Agung.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan Kankemenag Kulon Progo, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah 2 (Nurmuda), Badan Wakaf Indonesia (BWI) DIY, BWI Kulon Progo, Baznas, LAZ, Ormas Islam, dan tokoh masyarakat. (don/abi).

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *