Ketua DPRD Kulon Progo Mengaku Sedih Melihat Alun-alun Wates, Aris Syarifuddin: Kita Butuh Sponsor !

Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin mengaku sedih sekaligus prihatin melihat kondisi Alun-alun Wates (Alwa).(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin mengaku sedih sekaligus prihatin melihat kondisi Alun-alun Wates (Alwa).

“Mohon maaf, Alwa belum membanggakan, malam hari masih gelap, tidak ada kehidupan, tidak ada kegiatan, seperti layaknya alun-alun diberbagai kota di sekitar kita,” katanya.

Termasuk kasusistik kemarin, perayaan Tahun Baru 2025, Alwa sepi tanpa pengunjung. Ini merupakan perayaan terjelek karena tidak ada yang datang. Tidak ramai.

“Tidak ramai karena apa, karena kondisi kita masih seperti itu. Belum ada dukungan dari sponsor-sponsor yang masuk di Kulon Progo,” katanya Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin didepan puluhan PKL yang berdemo di depan Gedung DPRD Kulon Progo, Minggu (9/2/2025).

Maka, lanjutnya, ke depan perlu kita pertimbangkan, kita butuh pihak ketiga untuk membangun Alwa dan meramaikan Alwa.

“Mohon maaf, ini tidak menggiring opini, tetapi kita perlu pihak ketiga untuk meramaikan Alwa, realitasnya begitu,” tambahnya.

Terkait keluh kesah dan masukan para PKL yang saat itu melakukan aksi unjukrasa sadamai, Aris Syarifuddin menegaskan, akan mengawal usulan dan masukan PKL tersebut sampai tuntas.

“Kawan-awan semua, kami di DPRD siap untuk mengawal masukan, usualan kawan-kawan. Kita tahu kondisi Alwa yang kita cintai kita banggakan, sebagai pusat pedagangan pariwisata, perlu segara kita bangun,” ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi faktual Alwa yang demikian itu menjadi perhatian khusus DPRD, karena sejak awal sebenarnya sudah ada perencanaan penataan Kota Wates dan Alwa di tahun 2022.

BACA JUGA  Homestya Ngrumboko Sesarengan Banaran Galur Kulon Progo Masuk Finalis Tiga Besar Sumunar Award 2025

“Bandara YIA sudah beropereasi, sudah ada RSUD bertaraf internasional, sebentar lagi kampus – kampus akan terbangun di Kulon Progo, tetapi Alwa kita masih seperti itu,” katanya.

Ketua DPRD Kulon Progo menegaskan, sudah saatnya menata Kota Wates, karena sungguh ironis melihat kondisi Alwa sebagai kebanggan masyarakat Kulon Progo, yang demikian tidak menarik. Memalukan.

“Ketika kita bicara di luar, kita sungguh malu, malam hari masih gelap, tidak ada kehidupan tidak ada kegiatan seperti layaknya alun-alun dimana-mana. maka kita butuh segera membangun Alwa kita, membangun Kota Wates, “ katanya menegaskan.

Sementara menurut Ketua PKL Alwa Bimo Prasetyo, perwkilan PKL Senin (10/2/2025) diminta hadir di DPRD Kulon Progo untuk menindaklajuti usulan mereka tentang penataan Alwa.

“Besuk kami diminta datang ke DPRD untuk membahas penataan Alwa, kita akan datang dengan sejumlah gagasan,” ujarnya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *