KONI Kulon Progo Hari Ini Dilantik, Paku Alam X Ingatkan Kerja Sistematis: Target Peringkat Minimal 4

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo resmi dilantik sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2027.(foto/Anung)

Kulon Progo, Proliman News – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo resmi dilantik sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2027.

Kita tahu Porda 2027 Kulon Progo akan bertindak sebagai tuan rumah. Momentum ini ditegaskan sebagai titik awal perubahan cara kerja, bukan sekadar seremonial.

Ketua Umum KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim menyatakan, tuan rumah tidak cukup sekadar ramah.

“Tuan rumah harus tertib dan berprestasi. Kita tidak memilih antara sukses penyelenggaraan atau prestasi keduanya harus berjalan,” tegasnya, usai dilantik hari ini Selasa (30/12/2025).

Ia juga mengakui kondisi saat ini belum sepenuhnya ideal. Soal disiplin latihan belum merata, data atlet belum tertata, pendanaan sering terlambat, dan masih ada mental “asal ikut”.

Karena itu, ia menegaskan perubahan pola kerja, target terukur untuk setiap cabang olahraga, seleksi atlet berbasis data, evaluasi pelatih secara berkala, transparansi anggaran, hingga penerapan sport science.

“Tidak ada yang kebal evaluasi termasuk saya,” ujarnya.

Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan.

“Dengan dilantiknya pengurus baru, ini menjadi tonggak perjuangan. Tantangan olahraga prestasi ke depan semakin berat. KONI Kulonprogo harus mampu membina atlet bukan hanya di tingkat DIY, tetapi juga nasional bahkan internasional  dan itu butuh sistem, bukan kebetulan,” katanya.

BACA JUGA  Menang 1-0 Lawan Bahrain Timnas Indonesia Belum Dibanjiri Pujian, Rizky Ridho Sempat Ditandu

Ia mengingatkan perlunya kerja keras sekaligus kerja cerdas untuk memastikan pembinaan atlet berjalan konsisten.

KONI Kulon Progo menargetkan perbaikan peringkat pada Porda 2027.

Target minimal adalah peringkat 4, dengan dorongan agar mampu menembus peringkat 3 apabila program berjalan sesuai rencana.

Untuk mencapainya, KONI menyiapkan prioritas cabang unggulan, penguatan kompetisi lokal, serta keterlibatan sekolah, klub, dan dunia usaha  termasuk program “bapak asuh” bagi atlet potensial.

KONI menegaskan, jika target tidak tercapai, evaluasi akan dilakukan secara terbuka.

Liputan: Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *