Warga Lereng Sumbing Diterjang Puting Beliung, Agus Gondrong: Jangan Biarkan Warga Kedinginan

Warga Lereng Sumbing Diterjang Puting Beliung, Agus Gondrong: Jangan Biarkan Warga Kedinginan(foto/dok)

Temanggung, Proliman News –  Trauma masih menyelimuti warga Dusun Petarangan, Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung menyusul bencana angin puting beliung yang melanda wilayah di lereng Gunung Sumbing tersebut pada Senin (29/12/2025) siang kemarin.

Salah satunya Retno, pedagang sayur keliling yang atap rumahnya porak- poranda diterjang angin puting beliung. Dia menceritakan detik-detik mencekam saat kedua anaknya tengah terlelap tidur. Padahal dia sedang berada di luar rumah untuk bekerja.

 “Sangat parah, hampir 95 persen kerusakannya. Atap rusak, dapur hancur. Pas kejadian anak-anak lagi tidur, plafon jatuh tapi anak-anak enggak bangun. Alhamdulillah tidak ada yang terluka,” kata Retno dengan nada bergetar saat bertemu Bupati Temanggung Agus Setyawan di lokasi, Selasa (30/12/2025).

Kisah serupa dialami Sudarno. Ia yang baru saja pulang dari ladang dikejutkan dengan kondisi rumahnya yang sudah tak berbentuk di bagian atas. Genteng, atap, hingga plafon rumahnya jebol diterjang angin kencang.

Mendengar laporan tersebut, Bupati Temanggung Agus Setyawan langsung meluncur ke lokasi bencana pada Selasa pagi.

Mengenakan sepatu bot, pria yang akrab disapa Mas Agus ini berkeliling mengecek dapur warga yang hancur dan berdialog dengan para penyintas.

Agus mengaku terenyuh mendengar kisah anak-anak yang selamat meski plafon rumah ambruk tepat di atas tempat mereka tidur.

“Saya sudah instruksikan BPBD untuk gotong royong membantu pembersihan puing dan menyalurkan bantuan logistik, terpal hingga kayu untuk perbaikan atap darurat. Jangan sampai warga kedinginan atau kehujanan karena atapnya hilang,” tegas Agus Setyawan di sela-sela tinjauannya.

BACA JUGA  Kawasan Wisata Dieng Jawa Tengah Suhu Udara Mencapai Minus 0 Derajat Sejak Dua Hari Lalu, Fenomena Embun Es

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Temanggung, total ada 20 Kepala Keluarga (KK) dengan 57 jiwa yang terdampak bencana ini.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun total kerugian mencapai Rp 48,8 juta.

Pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan berupa hujan deras disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *