Membanggakan, Tim Pantomim SMPN 2 Wates Raih Juara 3 FLS2N Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Kepala Sekolah SMPN 2 Wates Ibu Budi Maheni, Naisha Putri Wijaya, Haqqonie Zoelkha Wilhelmina. (Foto/Glg)

Kulon Progo, Prolimannews – Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh dua siswi bertalenta, Haqqonie dan Naisha, yang sukses menyabet gelar Juara 3 dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) bidang pantomim tingkat Kabupaten Kulon Progo. Kemenangan ini terbilang luar biasa mengingat kompetisi ini merupakan pengalaman pertama bagi keduanya, ditambah dengan waktu persiapan yang sangat singkat.

Ketertarikan Haqqonie dan Naisha terhadap seni pantomim diakui muncul secara tiba-tiba karena menganggap cabang seni ini seru dan unik. Di bawah bimbingan pihak sekolah, mereka hanya memiliki waktu efektif selama kurang lebih satu bulan untuk mempersiapkan diri. Proses latihan intensif dimulai sejak bulan April, di mana puncaknya adalah perekaman video penampilan untuk diserahkan kepada juri pada pertengahan bulan Mei karena sistem perlombaan yang digelar secara daring.

Kepala Sekolah mereka, Ibu Budi Maheni, mengungkapkan bahwa keikutsertaan sekolah dalam FLS3N kali ini sebenarnya cukup dadakan dan awalnya bertujuan sebagai ajang mencari pengalaman bagi siswa. Sekolah sendiri tidak memiliki ekstrakurikuler khusus pantomim. Namun, pihak sekolah tetap memberikan dukungan penuh dengan memadukan potensi kedua siswi tersebut serta menyediakan guru pendamping selama berlatih.

Dalam kompetisi tersebut, Haqqonie dan Naisha membawakan sebuah cerita bertema “Laut yang Indah”. Melalui tema ini, Ibu Heni berharap dapat membantu mengembangkan imajinasi anak-anak tentang keindahan alam laut Indonesia sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai pelestarian lingkungan.

BACA JUGA  Indonesia U19 Sabet Juara 3 Piala AFF U19 2026 Usai Tekuk Kamboja 1-0

Strategi utama yang diterapkan oleh tim pantomim ini adalah dengan menonjolkan gerakan-gerakan yang ekspresif, jelas, dan mudah dipahami (readable) oleh penonton. Menurut Haqqonie dan Naisha, bagian yang paling memukau perhatian juri adalah adegan saat mereka memperagakan gerakan mengambil sampah, membersihkan sampah, hingga memilih ikan. Guna menghafal gerakan-gerakan sulit dalam kurun waktu satu bulan, keduanya kerap berinisiatif untuk berlatih secara mandiri dan otodidak di luar jam latihan resmi agar gerakan mereka tetap lincah dan tidak lupa.

Ibu Heni menjelaskan bahwa Haqqonie dan Naisha sebenarnya memiliki latar belakang bakat yang bertolak belakang. Bakat utama Haqqonie berada di bidang olahraga, di mana ia merupakan atlet bulu tangkis yang sering meraih juara sejak menduduki bangku SD. Sementara itu, Naisha dikenal sebagai anak yang sangat senang bercerita dan aktif dalam kegiatan storytelling.

“Meskipun pantomim ini berada di luar bakat utama Haqqonie, terbukti bahwa tidak ada salahnya mencoba hal baru. Ternyata dia juga memiliki potensi besar di bidang ini,” ujar Ibu Heni. Ia berharap pencapaian ini dapat mendorong anak-anak untuk terus memanfaatkan waktu luang mereka dengan kegiatan positif yang mampu menjadi nilai tambah (value) bagi masa depan mereka.

Kemenangan ini membawa kejutan besar sekaligus rasa bangga, baik bagi pihak sekolah maupun orang tua murid yang sempat tidak menyangka bahwa keikutsertaan pertama ini langsung membuahkan piala juara ketiga.

BACA JUGA  Seleksi Jagabaya Tawangsari Transparan, Umar Pinuji Raih Nilai Tertinggi

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras luar biasa tersebut, Haqqonie dan Naisha berhak menerima hadiah berupa uang pembinaan dari dinas terkait yang diserahkan sepenuhnya kepada mereka. Selain itu, pihak sekolah juga menggelar prosesi penyerahan hadiah secara resmi di hadapan seluruh siswa pada saat upacara bendera. Apresiasi ini dilakukan dengan harapan dapat memotivasi siswa-siswi lainnya di SMPN 2 Wates untuk terus berani berkarya dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama sekolah.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *