Pekalongan, Proliman News – Dari lokasi bencana tanah longsor di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dilaporkan, pencarian korban hilang tertimbun longsor masih terus dilakukan.
Ratusan petugas dari Tim Gabungan, BPBD, SAR dan sejumlah relawan dari berbagai elemen masyarakat masih terus fokus di sejumlah titik.
Sebanyak 16 orang meninggal diterjang banjir bandang dan tanah longsor di Desa Kesimpar, Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/1/2025) malam.
Data terkini dari lokasi kejadian, sebanyak lima orang dilaporkan masih hilang dan terus dilakukan pencarian oleh Tim Gabungan.
Sementara untuk korban meninggal yang berhasildievakuasi langsung dimakamkan.
Camat Petungkriyono Hadi Surono mengatakan, bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini.
Sejumlah rumah warga hancur tertimpa tanah longsor tertimpa bebatuan besar dan digilas banjir bandang.,
Sejumlah warga dari luar wilayah yang sedang berteduh dan manding ada yang ikut terurug tanah longsor dan belum bisa diketemukan.
“Ada satu keluarga meninggal semua,” ujar Hadi Surono Camat Petungkriyono, Selasa (21/1/2025).
Sementara Kepala BPBD Jateng Bergas Catursari menyatakan dalam bencana tanah longsor di Petungkriyono Pekalongan tercatat 16 orang meninggal dunia.
Berikut data korban meninggal dan warga yang belumditemukan hingga saat ini.
Korban meninggal, Revalina (19) warga Dukuh Sipetung, Suyati (40) Dukuh Tlogo, Kiki Pramudita (23) Dukuh Garung, Sutar (49) Dukuh Tlogo Pakis, Riyanto (50) Dukuh Yosorejo, Ayat (27) Dukuh Kasimpar, Sumeri (30) Dukuh Garung, Doni (27) Dukuh Gumelem, Winarko (27) Gumelem, Supari (37) Yosorejo, Sularso (44( Kasimpar, Inawati (23) Kasimpar, Afkas (4 ) Kasimpar, Khusnul Kholifah (36) Kasimpar, Afrel (5) Kasimpar
Sedang Data Korban Hilang Longsor di Petungkriyono, Pekalonga 1. Teguh, Kayupuring , 2. Abiyas, Kasimpar, 3. Giyatno, Gumelem, 4. Joni Yulianto, Sragi, 5. Nasrul Amin, Buaran
Liputan : Wawan Mahyudin



