Pendeta Supranjono Eko Raharjo Tausiah Hikmah Syawalan di Trah Marto Ikromo di Jebres Kota Surakarta

Pendeta Supranjono Eko Raharjo saat memberikan Hikmah Syawalan di Trah Marto Ikromo di Surakarta(foto/Anung Marganto)

Surakarta, Proliman News – Pendeta Supranjono Eko Raharjo memberi tausiah dalam sebuah acara syawalan di Keluyrahan, Mojosongo, Jebres, Surakarta, Minggu (6/4/2025).

Indah bukan ?

“ Endahe paseduluran menjadi hal yang terpenting dalam Lebaran ini, dimaknai, untuk berkumpul bersilaturahmi,” katanya pada syawalan Bani Trah Marto Ikromo.

Pendeta Supranjono Eko Raharjo sebagai salah satu anggota trah Marto Ikromo bertindak sebagai pembicara dalam Syawalan keluarga Trah Marto Ikromo.

Hal ini merupakan sesuatu yang unik dan menjadi khasanah toleransi bagi umat beragama bahwa syawalan merupakan budaya bangsa.

Jadi Syawalan ini menjadi milik seluruh bangsa Indonesia dan kegembiraannya dinikmati seluruh umat beragama.

“Dalam Syawalan/ Lebaran biasanya tersedia kupat, yang dalam kupat janure tuwa itu berarti bahwa menawi lepat nyuwun pangapuro. Tema Endahe paseduluran merupakan sebuah hubungan kekerabatan yang harus tetap dijaga keutuhanya dengan saling memaafkan,”ungkap Supranjono Eko Raharjo.

Lebih lanjut Supranjono Eko Raharjo menerangkan bahwa sajian istimewa lainnya yakni pecel karena dalam pecel penuh dengan warna. Disini terdapat kacang panjang dimaknai umur panjang penuh dengan makna, rezeki yang lancar juga punya kesabaran.

“Dalam pecel juga ada bayem yakni sak obah-obahe bisa membuat ayem. Disini dimaknai bahwa di dalam hidup berkeluarga kepala keluarga harus bekerja/ berkarya agar anggota keluarga bisa menjadi tenang.

Supranjono Eko Raharjo menjelaskan bahwa dalam buah timun itu bermakna awake dewe setiti ora ngalamun.

BACA JUGA  Yuli P (33) Ditemukan Gantung Diri di Brak Bubaran Gelaran Bugel Panjatan Kulon Progo Pagi Tadi

“Ini penting untuk keberlangsungan dalam hidup di keluarga agar dapat membelanjakan/ mengatur  uang dengan baik. Hal ini agar tujuan keluarga dalam memenuhi kebutuhannya dapat tercapai dengan baik.  Jadi makan pecel yang macem-macem sayuran ini punya filosofi yang mendalam,”jelasnya.

Dalam akhir tausiahnya Supranjono Eko Raharjo mengajak agar kerukunan yang telah terjaga dengan baik dapat dipertahankan. Hal ini sebagai tanda bahwa keluarga Mbah marto Ikromo merupakan pebisnis tingkat desa pada masanya yang patut diteladani keuletannya.

“Jadi selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah untuk umat beragama Islam dan selamat memperingati kemenangan pada Paskah 2025 bagi keluarga Nasrani,”pungkasnya.

Ketua pelaksana Trah Marto Ikromo Dian Korprianing Nugraha menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud silaturahmi antar sesama anggota agar kelak sesame anggota trah dapat saling mengenal.

“Persaudaraan dari anggota Trah Marto Ikromo saat ini sudah masuk pada generasi keempat menginjak generasi kelima dan tersebar di seluruh Nusantara dengan berbagai profesi. Terpenting adalah kekompakan anggota Trah tanpa melihat status social maupun profesi masing-masing anggota,”tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut Hajjah Suhartini selaku sesepuh Trah Marto Ikromo, Ketua Umum Partono, Bendahara Umum Edi Supriyanto, Wakil Ketua Sunarti.

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *