Yogyakarta, Proliman News – Ribuan ekor ayam beserta telur dibagikan secara cuma-cuma kepada warga dan wisatawan di kawasan Malioboro, Yogyakarta, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Aksi ini diinisiasi oleh Paguyuban Peternak Petelur Yogyakarta (P3Y) sebagai bentuk ungkapan kekecewaan dan protes terhadap melonjaknya harga pakan ternak yang membendung pendapatan para peternak hingga merugi.
Harga pakan ternak melonjak sekitar 30 hingga 40 persen hingga menyentuh angka Rp8.000 per kilogram. Sementara itu, harga jual telur justru turun ke kisaran Rp22.000 per kilogram dari harga normalnya sekitar Rp25.000 per kilogram.
Peternak juga mengeluhkan rendahnya harga ayam afkir yang berada di tingkat Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram. Mereka mendesak pemerintah untuk menurunkan harga pakan, menjamin ketersediaan pasokan jagung, serta membantu penanganan kelebihan populasi ayam petelur.
Pihak DPRD DIY telah menerima penyampaian aspirasi tersebut untuk diteruskan kepada dinas terkait. Aksi penyampaian pendapat ini berjalan aman dan kondusif di bawah pengawalan 167 personel kepolisian.
Liputan: Galang Andika pratama



