Kulon Progo, Proliman News – Puluhan Pedagang Kali Lima (PKL) Alun-alun Wates, Kulon Progo, menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Wates, Minggu ( 9/2/2025).
Mereka mendesak dilakukannya penataan Alun –alun Wates (Alwa) agar tempat tersebut banyak dikunjungi wisatawan dan memiliki fasilitas yang layak.
“Kami meminta, agar Alwa itu menjadi tempat yang layak dikunjungi wisatawan, layak itu ya indah, menarik, dan aman,” ujar Ketua PKL Alwa Bimo Prasetyo, Minggu (9/2/2025).
Seperti joging trek Alwa itu perlu diperbaiki agar nyaman dan aman digunakan oleh pengunjung saat ingin berolahraga. Karena kondisinya sekarang kurang nyaman, dan berbahaya.
Lalu saluran irigasi itu kurang representatif, karena sering kalau hujan lebat air menggenang sampai 50 centimeter.
“Kami mengamati, aliran buangan irigasi ke arah barat itu mampat, tidak lancar, maka sering menggenang sampai setengah meter airnya waktu hujan,” katanya.
Dan yang terakhir, PKL tidak perlu direlokasi ke tempat lain, tetap ada di Alwa dengan satu pendekatan perbaikan sarana dagangnya dan perlunya pendampingan.
“Dulu disana sepi, kami 15 tahun lalu berusaha mengajak PKL dari berbagai-bagai di Kota Wates untuk meramaikan Alwa, masak sekarang sudah mulai ramai mau direlokasi. Gemana ini?” tukasnya.
Atas usulan PKL Alwa ini Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin menyatakan siap mengawal usulan dan pendapat mereka hingga Alwa benar-benar menjadi tempat yang terang di malam hari, indah, dan membuat banyak masyarakat bahagia.
“Kami akan mengawal usulan dan pendapat mereka. Karena memang Alwa butuh terang di malam hari, dan membuat semua orang bahagia,” katanya.
Liputan : Suyono Sugondo



