Pria Bersenjata Tajam Jenis Parang Nyaris Diamuk Massa Karena Menantang Perang di Depan DPRD Pati

Sekitar pukul 14.30 WIB, seorang pria tidak dikenal tiba-tiba datang ke Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membawa senjata tajam dan menantang massa yang tengah berkumpul. (foto/dok)

Pati, Proliman News – Depan Gedung DPRD Pati terjadi keributan saat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket ke-12 yang menghadirkan Bupati Sudewo pada Kamis ( 2/10/2025).

Sekitar pukul 14.30 WIB, seorang pria tidak dikenal tiba-tiba datang ke Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membawa senjata tajam dan menantang massa yang tengah berkumpul.

Pria itu berhenti di depan posko, kemudian meminta konfrontasi kepada massa.

Aksi tersebut memicu reaksi spontan warga sekitar, hingga aparat kepolisian yang berjaga langsung bergerak cepat untuk mengamankan oknum tersebut.

Setelah diamankan, pria tersebut dibawa ke halaman Kantor Bupati Pati dengan senjatanya, serta sepeda motor, tas, dan helmmiliknya.

Barang-barang tersebut sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum diambil alih oleh aparat kepolisian.

Pria bersenjata berteriak – teriak sambil mengacungkan senjata tajam jenis sangkur.

“Sajamnya sangkur teriak nantang-nantang mau bunuh, tidak ada korban atau luka, terus kita serahkan kepada polisi. Berikut motor dan tasnya,” kata Sukoco seorang warga.

Ia menambahkan bahwa identitas pria tersebut belum dikenal oleh warga sekitar.

“Posisi sadar (tidak sedang mabuk), tetapi tidak ada kenal,” jelas Sukoco.

Pria itu diperkirakan berada di kisaran 30 hingga 35 tahun. Kapolresta Pati, Kombes Jaka Wahyudi, menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat Pansus pada hari itu berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan berarti saat berada di gedung DPRD.

BACA JUGA  Soloraya Great Sale (SGS) 2025 Minggu Malam Resmi Ditutup Nilai Transaksi Mencapai Rp10,7 Triliun

Menurutnya, kericuhan sempat memanas antara massa pendukung Bupati dan massa AMPB tetapi di luar area gedung DPRD, namun sudah berhasil diredam aparat.

Jaka mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas Pati.

Liputan : Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *