Kulon Progo, Proliman News — Pembangunan bronjong penahan tebing di Kali Seling serta pengerjaan Jalan Weton–Dumpoh dan Jalan Kenteng–Tonobakal di Padukuhan Dumpoh, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon, resmi diselesaikan. Proyek infrastruktur dengan total anggaran sebesar Rp607 juta ini menghadirkan rasa aman bagi masyarakat setempat yang selama ini terancam abrasi dan akses jalan rusak.
Sebelum bronjong dibangun, luapan dan derasnya arus Kali Seling sempat mengikis lahan milik warga hingga sedalam lima meter. Kondisi tersebut diperparah dengan akses jalan desa yang rusak sehingga mengganggu kelancaran mobilitas harian warga.
Dukuh Dumpoh, Cahyadi Triama, mengungkapkan rasa syukurnya atas rampungnya pengerjaan fisik tersebut. Menurutnya, keberadaan bronjong membuat warga sekitar bantaran sungai kini dapat bernapas lega karena tanah mereka tidak lagi terancam tergerus. Senada dengan hal itu, Yono, salah seorang warga Dumpoh, mengaku kini merasa jauh lebih nyaman dan tenang saat berkendara melintasi jalan yang sudah mulus.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membenahi infrastruktur wilayah secara bertahap. Berkat perbaikan yang masif dilakukan, tingkat kerusakan jalan di Kabupaten Kulon Progo yang sebelumnya berada di angka 61 persen kini berhasil ditekan menjadi 48 persen. Bagi warga Kebonrejo, keberadaan fasilitas ini tidak hanya memulihkan fisik jalan dan bantaran sungai, tetapi juga mengembalikan rasa aman dalam beraktivitas.
Liputan: Galang Andika Pratama



