Temanggung, Proliman News — Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) memfasilitasi 96 anak dari keluarga petani tembakau untuk mengikuti pelatihan keterampilan kerja berbasis kompetensi. Program yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) 2026 ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja terampil sekaligus mendorong kemandirian berwirausaha bagi generasi muda di daerah sentra tembakau.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperinaker Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana, menjelaskan bahwa para peserta dibagi ke dalam enam kelas kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha saat ini. Keenam bidang kejuruan tersebut meliputi:
- Desain Grafis dan Sablon
- Teknik Pengelasan (Las)
- Kuliner / Makanan Kekinian
- Teknik Servis Sepeda Motor
- Pertanian Modern Berbasis Hidroponik
- Finishing Mebel / Furnitur
”Setiap kelas diisi 16 peserta yang berasal dari wilayah penghasil tembakau di Kabupaten Temanggung. Fokus kami adalah peningkatan kompetensi teknis agar peserta memiliki nilai tawar tinggi di dunia kerja,” ujar Hendra usai pembukaan Kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi di Temanggung, Senin (7/9/2026).
Hendra menegaskan, lanskap dunia kerja modern saat ini lebih mengutamakan kemampuan teknis (skill) ketimbang sekadar lembar ijazah formal. Oleh karena itu, kurikulum pelatihan disusun secara terukur agar berorientasi pada praktik.
”Dunia kerja sekarang membutuhkan bukti keterampilan nyata. Melalui program ini, kami ingin generasi muda dari keluarga petani tembakau tidak hanya siap terserap di dunia industri, tetapi juga berani merintis usaha mandiri yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan taraf hidup keluarga,” pungkasnya.
Liputan: Galang Andika Pratama



