Publik Tanah Air Terus Menghujat Wasit Asal Oman Ahmed Al Kaf di Media Sosial, FIFA Belum Bereaksi

Wasit Ahmed Al Kaf hari ini mendapatkan sumpah serapah publik Indonesia di media sosial. (foto/ist)

Jakarta, Proliman News – Wasit Ahmed Al Kaf hari ini mendapatkan sumpah serapah publik Indonesia di media sosial.

Ahmed Al Kaf bukan saja dicaci maki, dihujat, bahkan dihujani dengan kata-kata kotor.

“Umpat sepuasmu kepada wasit ini. Apa cacian paling tepat untuk Ahmed Al Kaf,” begitu caption foto-foto Al Kaf di media sosial, terutama Tik – Tok.

Wasit yang memimpin pertandingan Indonesia – Bahrain semalam, dinilai telah membuat kebijakan berbau “koreng” anyir dan busuk.

Publik Indonesia, pecinta sepakbola, pendukung Timnas Garuda, geram atas sejumlah keputusan kontroversi yang dibuat Ahmed Al Kaf.

Wasit asal Oman itu, membuat keputusan naif hingga membuat Timnas Indonesia gagal menang atas Bahrain di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Paling mencolok, Ahmed Al Kaf tidak meniup peluit mesti waktu pertandingan sudah berakhir.

Perpanjangan waktu 6 menit diterjangnya hingga molor hingga 9 menit.

Gol untuk Bahrain tercipta pada menit ke-90+9′ atau tiga menit melebihi masa injury time babak kedua. Baru kemudian wasit meniup peluit pertandingan usai.

Publik Indonesia berteriak, curang dan meminta FIFA turun tangan.

Timnas Garuda yang semula menang 2-1, dengan kecurangan inijadiimbang 2-2 atas Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10) malam WIB.

Tim Garuda harus menerima kenyataan pahit tiga poin gagal diraih karena kinerja wasit curang sebagai pengadil.

BACA JUGA  Satu Dekapan Harapan: Keteguhan Hati Argentina dan Akhir Perjuangan Berani Mesir

Pelatih Timnas Garuda STY menyebut wasit Bahrain vs Indonesia menjijikkan.

Ranking FIFA Indonesia pun dirampok wasit Ahmed Al Kaf. Ia sebenarnya bukan wasit sembarangan. Ia merupakan wasit yang sudah terdaftar di FIFA sejak 2010.

Wasit berusia 41 tahun ini telah menjadi wasit sejak 2008 di Liga Oman tahun 2008.

Sejak itu, ia membangun reputasinya sebagai salah satu wasit yang dikenal royal dalam memberikan kartu kepada pemain.

Berdasarkan data Transfemarkt, ia sudah memimpin sekitar 115 pertandingan. Total 346 kartu kuning ia berikan dan 10 kartu merah dari jumlah pertandingan tersebut.

Rekam jejak Al Kaf memang penuh kontroversi. Ia pernah memimpin laga Al Nassr vs Al Ain pada leg kedua perempat final Lig Champions Asia 2024 dengan mengeluarkan 10 kartu.

Wakil ASEAN Thailand juga pernah jadi korban Al Kaf di Piala Asia U-23 2020 saat melawan Arab Saudi.

Ia memberikan hadiah penalti untuk Arab Saudi usai melihat VAR yang jadi satu-satunya gol di pertandingan ini.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *