Ratusan Warga Batang Alami Mual dan Pusing Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diuji Lab

Ratusan Warga Batang Alami Mual dan Pusing Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diuji Lab. (Foto/Dok)

Batang, Proliman News — Jumlah korban dugaan keracunan massal akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melonjak hingga mencapai 411 sampai 498 orang. Kasus yang terjadi sejak Selasa (22/9/2026) ini menimpa warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita berusia 10 bulan, anak-anak sekolah, hingga lansia. Para korban melaporkan gejala klinis yang seragam, seperti pusing, mual, muntah, sakit perut, diare, hingga kondisi lemas yang dirasakan beberapa jam setelah menyantap makanan.

​Menyikapi lonjakan pasien tersebut, penanganan medis difokuskan pada sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Kalisari Batang, RSU Limpung, serta beberapa puskesmas terdekat. Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan para korban hingga pulih sepenuhnya. Sementara itu, menu olahan telur dalam paket MBG menjadi terduga kuat pemicu keracunan, meskipun kepastian penyebab utama masih menunggu hasil pengujian sampel secara ilmiah di laboratorium.

​Sebagai langkah tegas penanganan dan pencegahan lanjutan, otoritas terkait resmi membekukan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera yang menjadi penyalur makanan tersebut. SPPG terkait ditutup sementara (suspend) selama 30 hari guna mempermudah proses investigasi menyeluruh dan evaluasi standar keamanan pangan program MBG ke depan.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Istri Gorok Leher Suami Gemparkan Warga Parangtritis Bantul Sabtu Sore Kemarin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *