Sebanyak 10.104 Siswa SD/Mi dan SMP/MTs Kulon Progo Ikuti TKA 2026 Banyak Kejutan Nilainya Sempurna

- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kulon Progo menerbitkan pedoman pembatasan penggunaan gawai (telepon seluler) di satuan pendidikan. (foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kulon Progo dengan bangga memaparkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang diikuti oleh 10.104 siswa dari jenjang SD/MI dan SMP/MTS se-Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan, pelaksanaan TKA Tahun 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam menjaga mutu pendidikan, mendorong semangat berprestasi, serta memetakan kualitas akademik siswa secara komprehensif dan berkeadilan.

Ia menambahkan, TKA Tahun 2026 diselenggarakan dengan ruang lingkup dua jenjang pendidikan dasar, yakni SMP/MTS dengan total peserta 5.026 siswa, serta SD/MI dengan total peserta5.078 siswa.

Materi ujian meliputi dua mata pelajaran utama, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia, dengan hasil yang diukur secara objektif dan terverifikasi melalui sistem penilaian digital berbasis data.

“Tes ini bukan sekadar ajang pemeringkatan. Ia berfungsi sebagai diagnostic assessment yang mendalam: peta kekuatan dan kelemahan akademik siswa, gambaran distribusi kualitas pendidikan antar-sekolah dan antar-kecamatan, sekaligus bahan evaluasi kebijakan Dikpora dalam merancang intervensi pembelajaran yang tepat sasaran,” katanya.

Jenjang rata-rata matematika dan Bahasa Indonesia rata-rata gabungan SMP/MTS 49,96 (Median: 50,00) 72,25 (Median: 73,33) 122,21 (5.026 peserta)

SD/MI 59,75 (Median: 60,00) 73,10 (Median: 76,67) 132,85 (5.078 peserta)

Nur Wahyudi memaparkan, analisis komparatif atas kedua jenjang menunjukkan pola yang menarik. Nilai rata-rata Matematika SD/MI (59,75) lebih tinggi 9,79 poin dibandingkan SMP/MTS (49,96).

Hal ini mengindikasikan bahwa siswa SD/MI di Kulon Progo memiliki fondasi numerasi yang relatif lebih kokoh pada soal-soal dasar, sementara siswa SMP/MTS dihadapkan pada tingkat kompleksitas soal yang jauh lebih tinggi.

Di sisi lain, rata-rata Bahasa Indonesia keduanya berada dalam kisaran yang sepadan (SMP/MTS 72,25; SD/MI 73,10), ini menggambarkan bahwa literasi dasar terjaga dengan baik pada kedua jenjang.

Aspek yang perlu mendapat perhatian serius adalah persebaran nilai Matematika SMP/MTS lebih dari 65% peserta berada pada kategor (55).

BACA JUGA  Dongkrak Konektivitas, Pemerintah Pusat Bangun 34 Jembatan Garuda di Kulon Progo

Ini adalah sinyal bagi Dikpora untuk memperkuat program remedial Matematika di tingkat SMP, termasuk melalui strategi pelatihan guru yang lebih intensif dan berbasis data.

Daftar 20 Besar Nilai Gabungan Tertinggi — Jenjang SMP/MTS

Siswa peraih nilai gabungan tertinggi pada jenjang SMP/MTS:

No. Nama Peserta Asal Sekolah Mat B.Ind Gabungan

1 Karunia Faisal Janata SMP Negeri 4 Wates 100.00 96.67 196.67

2 Dany Kurniawan SMP Negeri 1 Pengasih 96.67 93.33 190.00

3 Muhammad Ahsan Abyudaya SMP Negeri 1 Wates 93.33 96.67 190.00

4 Razandhika Al Askarbenua SMP Negeri 4 Wates 93.33 96.67 190.00

5 Annisa Nur Ihsani SMP Negeri 1 Kalibawang 93.33 96.67 190.00

6 Ferizka Putri Rahmadhani SMP Negeri 1 Galur 96.67 93.33 190.00

7 Khalifa Abdan Afiq SMP Negeri 2 Wates 93.33 96.67 190.00

8 Muhammad Farras Syahmi SMP Negeri 3 Wates 100.00 90.00 190.00

9 Lutfia Fadilah Safitri SMP Negeri 1 Pengasih 86.67 100.00 186.67

10 Ameera Rifqi SMP Negeri 1 Wates 96.67 90.00 186.67

11 Ajeng Puspita Arum SMP Negeri 2 Wates 86.67 100.00 186.67

12 Dwi Ariyanti SMP Negeri 1 Panjatan 96.67 90.00 186.67

13 Annida Alya Rosyadah SMP Negeri 1 Wates 93.33 93.33 186.66

14 Nathanael Brian Stevano SMP Negeri 1 Wates 93.33 93.33 186.66

15 Valda Tevyana Helga SMP Negeri 1 Galur 93.33 93.33 186.66

16 Achmad Gunarto SMP Negeri 3 Pengasih 96.67 86.67 183.34

17 Nizar Adha Al Azzam SMP Negeri 1 Wates 86.67 96.67 183.34

18 Raden Roro Azzahra Zakiyyah Salsabila SMP Negeri 1 Wates 96.67 86.67 183.34

19 Evita Indriyani SMP Negeri 3 Wates 86.67 96.67 183.34

20 Dimas Galang Borneo Putra SMP Negeri 1 Kokap 90.00 93.33 183.33

Karunia Faisal Janata dari SMP Negeri 4 Wates tampil sebagai peraih nilai gabungan tertinggi dengan skor sempurna Matematika 100,00 dan Bahasa Indonesia 96,67, total196,67.

Terdapat penggabungan peringkat 2 hingga 8 dengan nilai gabungan yang sama (190,00), menandakan kompetisi yang sangat ketat.

SMP Negeri 1 Wates menjadi sekolah dengan kehadiran peserta terbanyak di jajaran 20 besar, mencerminkan iklim akademik yang konsisten dan unggul.

BACA JUGA  Bupati Temanggung Apresiasi 3 Atlet ASEAN Para Games: Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi !

Daftar 20 Besar Nilai Gabungan Tertinggi — Jenjang SD/MI

Siswa peraih nilai gabungan tertinggi pada jenjang SD/MI:

No Nama Peserta Asal Sekolah Mat B.Ind Gabungan

1 Arkanatha Rafizky Daneswara SD Negeri Brosot 100.00 100.00 200.00

2 Rafay Raditya Wibowo SD Negeri 1 Wonorejo 96.67 100.0 196.670

3 Fadila Salsabila Azzahra SD Muhammadiyah Mutihan 96.67 100.00 196.67

4 Aisyah Nurul Aini SD Muhammadiyah Mutihan 96.67 100.00 196.67

5 Aisyah Hasna Khairunnisa SD Negeri Jlaban 96.67 96.67 193.34

6 Dzaky Naufal Calief SD Negeri Jlaban 96.67 96.67 193.34

7 Abdillah Nibras Achmadika SD Negeri Percobaan 4 96.67 96.67 193.34

8 Alyza Ninda Arum SD Negeri Menguri 93.33 100.00 193.33

9 Syakira Najwa Maulana SD Unggulan

Muhammadiyah Krembangan 100.00 93.33 193.33

10 Nadya Risa Ayu Mazaya SD Negeri Depok 100.00 93.33 193.33

11 Shin Hafidz Rashaad Salim SD Negeri 4 Wates 100.00 93.33 193.33

12 Karunia Putri Isnaini SD Muhammadiyah Mutihan 93.33 100.00 193.33

13 Alifa Ardina Putri SD Negeri 2 Samigaluh 96.67 93.33 190.00

14 Alifah Qanita Rahayu SD Negeri Karangsewu 93.33 96.67 190.00

15 Diah Ratri Yunita SD Negeri 1 Depok 96.67 93.33 190.00

16 Hidayatul Latifah SD Negeri 2 Depok 96.67 93.33 190.00

17 Kayla Nur Aini SD Negeri Panjatan 93.33 96.67 190.00

18 Jundi Al Nufail SD Negeri 4 Wates 93.33 96.67 190.00

19 Zainal Oemar Dhani SD Negeri Percobaan 4 96.67 93.33 190.00

20 Emrick Arsen Davine Qustova SD Negeri Percobaan 4 100.00 90.00 190.00

Arkanatha Rafizky Daneswara dari SD Negeri Brosot menorehkan prestasi luar biasa dengan nilai sempurna pada kedua mata pelajaran: Matematika 100,00 dan Bahasa Indonesia 100,00, total gabungan 200,00.

“Capaian ini merupakan nilai maksimum mutlak yang bisa diraih, sebuah pencapaian akademik yang patut diapresiasi setinggi-tingginya,” ujar Nur Wahyudi.

Sekolah Dasar Muhammadiyah Mutihan juga tampil menonjol dengan menempatkan tiga peserta di posisi 3, 4, dan 12, menjadikannya sekolah swasta dengan kontribusi terbesar di jajaran elite SD/MI Kulon Progo.

BACA JUGA  Gemuruh Cakra Arena: Turnamen Bola Voli Cornida Cup XXI Ditutup dengan Laga Final yang Spektakuler

5. Analisis Kebijakan dan Tindak Lanjut Strategis Berdasarkan data TKA 2026, Dikpora Kabupaten Kulon Progo mengidentifikasi tiga butir

kebijakan strategis yang perlu ditindaklanjuti:

Pertama: Penguatan Literasi Numerasi Berkelanjutan. Rendahnya rata-rata Matematika SMP/MTS (49,96) mengisyaratkan bahwa transisi konsep matematika dari SD ke SMP belum berjalan optimal.

Dikpora akan memperkuat program bridging curriculum antara dua jenjang ini, terutama pada topik aljabar dan geometri yang kerap menjadi hambatan kognitif siswa.

Kedua: Apresiasi dan Stimulasi Prestasi. Distribusi nilai Bahasa Indonesia yang lebih merata — dengan proporsi kategori Baik ; (70–84) terbesar pada kedua jenjang — mengindikasikan bahwa program literasi membaca berbasis sekolah telah memberi dampak positif.

Dikpora akan memperluas program ini melalui program Gerakan Literasi Sekolah yang lebih terstruktur.

Ketiga: Pemerataan Mutu Antara Sekolah. Kehadiran sekolah-sekolah dari berbagai

kecamatan di jajaran 20 besar — baik Wates, Galur, Pengasih, Kokap, Kalibawang, maupun Panjatan — mencerminkan bahwa pemerataan akses pendidikan bermutu telah berjalan, namun masih perlu diperkuat terutama pada kecamatan kecamatan yang belum terwakili dalam peringkat teratas.

“TKA Tahun 2026 adalah cermin kejujuran kita dalam melihat kondisi pendidikan. Data ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memperbaiki. Kepada seluruh peserta, para guru, dan orang tua — terima kasih atas dedikasi dan kepercayaan yang diberikan,” ujarnya.

 Kepada para peraih nilai terbaik, selamat prestasi kalian adalah kebanggaan Kulon Progo."

“Dikpora Kabupaten Kulon Progo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh 10.104 siswa yang telah mengikuti TKA 2026 dengan penuh semangat dan integritas,” lanjutnya.

Setiap siswa, tanpa terkecuali, adalah juara dalam perjalanannya masing-masing. Hasil TKA ini akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan akademikyang lebih terarah, terstruktur, dan berkeadilan di seluruh penjuru Kabupaten Kulon Progo.

Informasi lebih lanjut mengenai hasil TKA dapat diakses melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo atau menghubungi Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dikpora Kulon Progo.

Liputan : Galang Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *