Marija dan Sukamto Dipastikan Maju Pilkada Kulon Progo 2024 Diusung Partai Gerindra dan PPP

Kulon Progo, Proliman News – DPC Partai Gerindra – PPP Kabupaten Kulon Progo, dipastikan akan mengusung Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Marija-Sukamto pada gelaran Pilkada Kulon Progo 2024.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – DPC Partai Gerindra – PPP Kabupaten Kulon Progo, dipastikan akan mengusung Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Marija – Sukamto pada gelaran Pilkada Kulon Progo 2024.

“Semalam (Jumat/26/4/2024) keduanya sudah ditanting oleh DPD Gerindra DIY, kita tinggal menunggu rekomendasi DPP Partai Gerindra, “ ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kulon Progo, Lajiyo Yok Mulyono, Sabtu (27/4/2024).

Ia mengatakan, bahwa dua nama tersebut dipastikan menjadi petarung kuat pada Pilkada Kulon Progo 2024 bulan November mendatang karena keduanya memiliki pengalaman birokrasi yang cukup.

Sukamto merupakan manatan Bupati Tanah Laut, Kalimantan, yang dinaungi oleh PPP sedang Marija adalah mantan birokrat di DPU Kabaupaten Sragen Jawa Tengah, kini merupakan salah satu pengurus DPD Partai Gerindra DIY.

Lajiyo Yok Mulyono menambahkan, sampai saat ini soal posisi Cabup – Cawabup memang masih menjadi teka-teki, karena seluruhnya menjadi kewenangan DPP Partai Gerindra untuk menentukannya.

“Kami di daerah hanya berwenang menjaring, mengusulkan, selebihnya menjadi kewenangan penuh DPP Partai Gerindra untuk menyusun paslon,” tegasnya.

Rekomendasi Cabup-Cawabup Partai Gerindra sendiri diperkirakan baru akan terbit akhir bulan Mei 2024 mendatang.

“Kita menunggu perintah pusat, siapa yang akan jadi KP 1 ( Cabup) dan siapa yang KP 2 ( Cawabup ), hanya itu saja. Tetapi keduanya sudah sepakat untuk menerima tugas dari DPP Partai Gerindra, “ ujarnya.

BACA JUGA  PKB dan PCNU Kulon Progo Gelar Silaturahmi, Kiai Shihabudin: Aspirasi Nahdliyin Wajib Dikawal !

Lajiyo Yok Mulyono mengatakan, prinsip dasarnya adalah Partai Gerindra tidak ingin sekedar punya bupati – wakilbupati, tetapi harus bupati – wakil bupati yang memiliki keunggulan.

Selain tentu harus selaras dengan pemerintah pusat, karena jika tidak maka akan menjadi kendala dalam mengelola APBD Kulon Progo.

“Kalau bupati-wakil bupati tidak sejalur  dengan kebijakan pusat, anggaran kita pasti dipangkas. Kalau dipangkas kita masyarakat Kulon Progo yang rugi. Monggo dipenggalih (direnungkan) bareng-bareng,” katanya.

Setelah ini, pihaknya akan menggandeng mitra koalisi untuk mengusung pasangan tersebut dalam koalisi besar. Karena sapai detik ini Partai Gerindra baru menjalin koalisi dengan PPP.

“Setelah semalam dua-duanya dipanggil DPD Partai Gerindra DIY, dua-duanya digdaya, harapannya dua-duanya klir direkom jadi pasangan, trus kita usung rame-rame melalui koalisi besar,” pungkasnya.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *