PKB dan PCNU Kulon Progo Gelar Silaturahmi, Kiai Shihabudin: Aspirasi Nahdliyin Wajib Dikawal !

“PKB sebagai anak wajib melakukan silaturahmi kepada orang tua kami dalam hal ini NU,” kata Ketua DPC PKB Kulon Progo Sihabuddin. (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mewadahi aspirasi warga Nahdliyin, maka aspirasi PCNU Kulon Progo akan dikawal semua wakil rakyat PKB.

Demikian ujar Ketua DPC PKB Kulon Progo Kiai Shihabudin, di Kantor PCNU Kulon Progo, Senin (24/2/2025), pada acara Silaturahmi dan FGD (Focus Group Discussion) dalam rangka 102 NU.

Ia menegaskan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menyerap aspirasi dan mengawal program kerja PCNU agar bisa diselaraskan dengan program partai.

“PKB sebagai anak wajib melakukan silaturahmi kepada orang tua kami yakni NU,” kata Sihabuddin lebih lanjut.

Aspirasi PCNU Kulon Progo tersebut kemudian akan disinergiskan dengan program pemerintah, dan akan dikawal wakil rakyat PKB, tambahnya memaparkan.

Silaturahmi dan FGD (Focus Group Discussion) dalam rangka 102 NU ini juga dihadiri oleh Sekretaris DPC PKB Fitroh Wijowo Nur Legowo, seluruh anggota Fraksi PKB Kulon Progo dan Hifni Muh Nasikh (Anggota DPRD DIY dari PKB) dapil Kulon Progo.

Sedangkan dari PCNU hadir Ketua PCNU Kulon Progo Gus Lukman, HM Dainuri Noor, Noor Harish, dan beberapa pengurus PCNU dan serta organisasi sayap lainnya.

Sejumlah aspirasi terungkap dalam acara tersebut, mulai dari kondisi pendidikan, honor guru, hingga permasalahan sampah dan pemberdayaan masyarakat.

Beberapa masalah tersebut, menurut Kiai Shihabudin menjadi aspirasi Nahdliyin yang wajib dikawal anggota DPRD PKB agar bisa terealisasi.

BACA JUGA  Ahmad Husein Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Meminta Semua Komponen Tidak Mudah Terprovokasi

“Cukup banyak masalah dan usulan yang terungkap, Itu semua untuk kesejahteraan rakyat. Kami nanti akan tugaskan setiap anggota DPRD PKB untuk mengawal program dan usulan ini,” kata Sihabudin.

Ketua PCNU Kulon Progo, Gus Lukman Arifin Fathul Huda atau yang akrab disapa Gus Lukman mengapresiasi kegiatan ini.

Antara NU dengan PKB merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. PKB merupakan saluran politik bagi warga Nahdliyin.

“Bagaimanapun juga kondisi sekarang warga itu banyak masalah. Butuh saluran dan solusi. Tadi banyak muncul dari masalah pendidikan, kesehatan hingga sampah,” katanya.

Gus Lukman berharap, apa yang menjadi aspirasi warga ini bisa diserap dan direalisasikan dalam kebijakan. Ini muaranya tentu terciptanya kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Suharto berjanji untuk mengawal dari aspirasi warga Nahdliyin.

Apa yang telah disampaikan akan menjadi pokok pikiran (pokir) setiap anggota DPRD. Harapannya permasalahan itu bisa dikawal setiap anggota DPRD PKB sehingga ada solusi.

“Masukan ini akan kami serap menjadi pokir, sehingga kami bisa mengawal dari DPRD,” katanya menegaskan.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *